Liverpool Incar Bradley Barcola sebagai Pewaris Mohamed Salah: Investasi £128 Juta
Baca dalam 60 detik
- Liverpool memprioritaskan Bradley Barcola dari PSG sebagai suksesor Mohamed Salah dengan banderol £128 juta.
- Pemain sayap kiri Prancis itu dinilai memiliki karakteristik permainan yang paling mirip dengan Salah, termasuk kecepatan dan kontribusi gol.
- Kedatangan Barcola diharapkan mengembalikan identitas sepak bola berintensitas tinggi Liverpool yang sempat pudar musim lalu.

Liverpool tengah mempersiapkan langkah besar di bursa transfer musim panas ini dengan membidik Bradley Barcola, penyerang sayap Paris Saint-Germain (PSG) yang diyakini sebagai pengganti paling ideal untuk Mohamed Salah. Klub asal Merseyside itu dilaporkan siap menggelontorkan dana sebesar £128 juta untuk memboyong pemain timnas Prancis tersebut, meskipun Arsenal juga turut mengincar tanda tangannya.
Kepergian Mohamed Salah secara gratis pada akhir musim lalu meninggalkan lubang besar di lini serang Liverpool. Pemain asal Mesir itu telah menjadi tulang punggung selama sembilan musim dengan torehan 257 gol dari 442 pertandingan. Tanpa Salah, performa lini depan Liverpool musim lalu merosot drastis, dan tim hanya mampu finis di peringkat kelima Premier League. Manajer baru Andoni Iraola kini dituntut membangun kembali identitas sepak bola berintensitas tinggi yang sempat memudar di era Arne Slot.
Menurut laporan TEAMtalk, Liverpool optimistis memenangi persaingan dengan Arsenal untuk mendapatkan Barcola. Pemain berusia 22 tahun itu dianggap memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan Salah, terutama dalam hal ketajaman di sepertiga akhir lapangan. Dave Hendrick dari Anfield Index bahkan menyebut Barcola sebagai "superstar" dan "pemain paling mirip Salah" yang bisa didapatkan Liverpool di pasar transfer saat ini.
Meskipun berposisi asli sebagai sayap kiri, Barcola diyakini mampu beradaptasi di sisi kanan, mirip dengan transformasi Sadio Mane saat Salah datang pada 2017. Analis dan pencari bakat Como, Ben Mattinson, menjuluki Barcola sebagai "salah satu sayap kiri terbaik di dunia". Kecepatan dan atletismenya yang lebih prima dibandingkan Salah yang mulai menurun di musim lalu menjadi nilai tambah yang diharapkan bisa mengembalikan daya gedor Liverpool.
Bagi konteks Indonesia, langkah Liverpool ini menarik untuk diamati karena banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Premier League. Jika transfer ini terwujud, Barcola akan menjadi pemain Prancis termahal yang pernah direkrut Liverpool, sekaligus menandai era baru pasca-Salah. Persaingan dengan Arsenal juga menambah bumbu drama yang biasa dinantikan publik sepak bola Indonesia.
Dengan dana yang sudah disiapkan setelah gagal mendapatkan Yan Diomande dari RB Leipzig, Liverpool kini berada di persimpangan: sukses mendatangkan Barcola bisa mengembalikan kejayaan, tetapi jika gagal, risiko musim depan kembali medioker semakin besar. Pertanyaannya, mampukah Iraola meracik skuad baru tanpa Salah dan tetap bersaing di papan atas?



