99 Tak Penuh Root Bawa Inggris Imbangi India di Cardiff
Baca dalam 60 detik
- Joe Root mencetak 99 tidak keluar saat Inggris mengejar 234 untuk mengalahkan India dan menyamakan kedudukan seri ODI.
- Kegagalan India memanfaatkan peluang setelah Virat Kohli jatuh pada 65, membuat mereka kehilangan enam wicket terakhir hanya dengan 55 run.
- Pertandingan penentu seri akan berlangsung di Lord's pada hari Minggu setelah Inggris mendominasi seri T20 4-0.

Joe Root kembali menjadi penyelamat Inggris. Dengan 99 run tidak keluar, ia memimpin perburuan 234 run India di Cardiff, Selasa (18/7) waktu setempat, untuk menyamakan kedudukan seri one-day international (ODI) menjadi 1-1. Root menunjukkan kelasnya dalam kondisi lapangan yang menantang, meskipun gagal mencapai abad ketiganya setelah Gus Atkinson memukul batas kemenangan saat Inggris membutuhkan tiga run.
Inggris memulai pengejaran dengan mimpi buruk. Ben Duckett terpental dari bola pertama innings, diikuti Jacob Bethell dengan cara serupa. Kapten Harry Brook kemudian membuat keputusan kontroversial dengan mencoba memukul ramp melewati penjaga wicket, yang berakhir dengan kekalahan memalukan. Namun, Root tetap tenang dan membangun kemitraan kunci dengan Will Jacks dan Gus Atkinson untuk membawa Inggris melewati garis finis dengan 5,5 over tersisa.
Sebelumnya, India tampak menguasai pertandingan setelah Virat Kohli mencetak 65 run. Namun, saat skor 178-3 pada over ke-32, Kohli gagal memanfaatkan bola pendek dari Jofra Archer dan terpental. Kehilangan Kohli menjadi titik balik. Inggris kemudian mengambil tujuh wicket terakhir India hanya dengan 55 run, membuat India habis pada 233 run dalam 44 over, meninggalkan enam over yang tidak terpakai.
Jofra Archer menjadi bintang dengan 3-47, didukung Saqib Mahmood (2-52) dan Gus Atkinson (3-50). Shreyas Iyer sempat memberikan perlawanan dengan 66 run, tetapi Atkinson mematahkannya dengan dua wicket dalam tiga bola. Kemitraan antara Iyer dan Jasprit Bumrah (20 tidak keluar) sempat mengancam, tetapi Iyer akhirnya menyerah setelah memukul bola lembut ke belakang.
Bagi Indonesia, pertandingan ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan bagaimana kualitas pemain seperti Root dan Kohli mampu mengubah jalannya pertandingan. Keduanya adalah ikon global yang sering menjadi inspirasi bagi pecinta kriket di Tanah Air, terutama saat turnamen internasional seperti Piala Dunia. Kemampuan adaptasi terhadap kondisi lapangan yang berubah menjadi pelajaran berharga bagi pemain muda Indonesia yang mulai menekuni olahraga ini.
Pertandingan penentu seri di Lord's pada hari Minggu mendatang diprediksi akan berlangsung sengit. Inggris, yang sebelumnya mendominasi seri T20 4-0, kini memiliki momentum setelah kemenangan ini. Namun, India tetap berbahaya dengan kedalaman skuad mereka. Pertanyaan besarnya: mampukah India bangkit kembali atau Inggris akan menyapu bersih seri di kandang sendiri?



