Arsenal Siapkan Penerus Saka: Christos Tzolis Sepakat Kontrak Lima Tahun
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mencapai kesepakatan personal dengan Christos Tzolis, winger Yunani berusia 24 tahun, dengan nilai transfer sekitar ยฃ35 juta.
- Tzolis tampil impresif bersama Club Brugge musim lalu dengan 17 gol dan 23 assist di Liga Belgia, serta catatan kreativitas yang melampaui Bukayo Saka di Premier League.
- Kedatangan Tzolis diharapkan memperkuat sayap kiri Arsenal yang ditinggalkan Leandro Trossard dan berpotensi hengkangnya Gabriel Martinelli.

Arsenal dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Christos Tzolis, winger asal Yunani yang menjadi bintang Club Brugge. Pemain berusia 24 tahun itu diikat kontrak lima tahun dengan nilai transfer sekitar ยฃ35 juta, menandai langkah awal perombakan lini serang The Gunners di bursa musim panas.
Kesepakatan ini muncul di tengah kebutuhan Arsenal untuk memperkuat sisi kiri serangan. Leandro Trossard sudah pindah ke Besiktas, sementara Gabriel Martinelli dikabarkan diminati sejumlah klub setelah tampil apik bersama Brasil di Piala Dunia. Dengan dua pemain itu kemungkinan hengkang, Tzolis menjadi prioritas utama yang diincar sejak Januari lalu.
Menurut laporan jurnalis The Athletic, David Ornstein, negosiasi dengan Club Brugge sudah mencapai tahap akhir. Tzolis sendiri telah dipantau berkali-kali oleh tim scouting Arsenal, dan performanya musim 2025/26 di Belgia disebut-sebut mengingatkan pada gaya bermain Bukayo Saka.
Perbandingan statistik antara Tzolis dan Saka memang menarik. Di Liga Champions musim lalu, keduanya memiliki catatan serupa: Tzolis mencatat tiga kontribusi gol dalam sepuluh pertandingan, sementara Saka lima kontribusi dalam sebelas laga. Akurasi umpan keduanya sama-sama 83%, menunjukkan kemampuan menjaga penguasaan bola di area sempit. Namun, perlu dicatat bahwa Tzolis bermain di liga yang levelnya di bawah lima liga top Eropa.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Arsenal ini bisa menjadi sinyal bahwa klub semakin serius membangun skuad jangka panjang. Dengan Saka yang kerap kelelahan akibat padatnya jadwal, kehadiran Tzolis diharapkan memberikan rotasi yang berkualitas. Apalagi, Saka baru saja menjalani turnamen yang melelahkan bersama Timnas Inggris, di mana ia tampil terbatas karena masalah kebugaran.
Konsistensi Tzolis juga patut diacungi jempol. Setelah masa sulit di Norwich City, ia bangkit bersama Brugge dengan mencatat 25 kontribusi gol di musim 2024/25 dan 40 kontribusi gol di musim berikutnya. Gaya bermainnya yang langsung, dinamis, serta ancaman di depan gawang dan kreasi peluang membuatnya cocok dengan filosofi Mikel Arteta.
Dengan potensi kepergian Martinelli, Tzolis bisa menjadi solusi jangka panjang di sayap kiri. Namun, pertanyaan yang muncul: mampukah ia beradaptasi dengan kerasnya Premier League? Atau akankah ia menjadi 'pembelian gagal' seperti beberapa pemain dari liga kecil sebelumnya? Hanya waktu yang akan menjawab.



