Bundesliga Perluas Jangkauan di AS: Siaran Gratis dan 80 Juta Rumah Tersentuh
Baca dalam 60 detik
- Bundesliga menandatangani kontrak multi-tahun dengan USA Sports (Inggris) dan Telemundo (Spanyol), mencakup siaran linear dan streaming gratis.
- Kesepakatan ini memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026, dengan jumlah penggemar Bundesliga di AS naik 43% dalam lima tahun terakhir.
- Langkah ini memperkuat strategi Bundesliga Americas yang didukung Relevent, membuka peluang bagi pasar Asia termasuk Indonesia untuk mengikuti model serupa.

Bundesliga, liga tertinggi sepak bola Jerman, memastikan diri menjangkau lebih dari 80 juta rumah di Amerika Serikat melalui dua kemitraan penyiaran baru yang diumumkan pada Kamis (16/7/2026). Kesepakatan multi-tahun dengan USA Sports milik Versant dan Telemundo milik NBCUniversal ini menjadi lompatan besar setelah gelaran Piala Dunia 2026 yang sukses besar di Amerika Utara.
Mulai musim 2026/27, USA Sports akan menjadi rumah eksklusif berbahasa Inggris Bundesliga, menyiarkan setidaknya 30 pertandingan per musim di USA Network. Seluruh laga lainnya dapat ditonton secara gratis melalui platform streaming Fandango. Sementara itu, Telemundo—jaringan berbahasa Spanyol—akan menayangkan lebih dari 100 pertandingan setiap musim di Telemundo dan Universo, dengan semua pertandingan tersedia di layanan streaming Peacock. Kombinasi ini memastikan Bundesliga hadir di berbagai platform, baik linear maupun digital, menjangkau demografi luas masyarakat AS.
Keputusan ini diambil di tengah lonjakan popularitas sepak bola di AS pasca-Piala Dunia 2026. Robin Austermann, Wakil Presiden Eksekutif Bundesliga Americas, menyebut jumlah penggemar Bundesliga di AS tumbuh 43% dalam lima tahun terakhir. “Piala Dunia 2026 menyoroti potensi pertumbuhan luar biasa sepak bola di AS. Kemitraan ini menandai fase berikutnya dari strategi kami, menggabungkan distribusi luar biasa dengan peluang komersial signifikan,” ujarnya. Bundesliga Americas sendiri merupakan hasil kolaborasi jangka panjang 17 tahun dengan Relevent yang dimulai pada 2024, dengan kantor di New York dan studio konten di Guadalajara, Meksiko.
Bagi Versant, induk USA Sports, penambahan Bundesliga melengkapi portofolio hak siar olahraga yang sudah mencakup WNBA, Pac-12, USGA, PGA of America, dan DP World Tour. Matt Hong, Presiden USA Sports, menyatakan antusiasmenya: “Bundesliga memiliki klub dan pemain paling terkenal di dunia serta hubungan yang mapan dengan penggemar sepak bola Amerika. Kemitraan ini menjadi tonggak penting bagi pertumbuhan USA Sports.” Sementara itu, Telemundo yang juga memegang hak siar Liga Primer Inggris, tim nasional AS, dan klub Liga MX, memperkuat posisinya sebagai tujuan utama sepak bola berbahasa Spanyol. Joaquin Duro, EVP Sports NBCUniversal Telemundo Enterprises, menambahkan, “Kemitraan ini memperkuat portofolio sepak bola kami sepanjang tahun dan mempertegas komitmen menghadirkan kompetisi terbaik dunia dalam bahasa Spanyol.”
Bagi Indonesia, langkah Bundesliga ini menawarkan pelajaran strategis. Meski belum ada kesepakatan serupa di Asia Tenggara, model kemitraan multiplatform—menggabungkan siaran gratis dan berbayar—dapat menjadi cetak biru bagi liga-liga Eropa yang ingin menembus pasar Indonesia. Dengan basis penggemar sepak bola yang besar dan penetrasi internet yang tinggi, pendekatan serupa berpotensi meningkatkan aksesibilitas dan loyalitas penggemar. Bundesliga sendiri telah menunjukkan keseriusannya di kawasan Amerika melalui Bundesliga Americas, yang mengelola hak siar dan sponsor secara terintegrasi. Jika strategi ini berhasil, bukan tidak mungkin Bundesliga akan melirik Asia Tenggara sebagai target ekspansi berikutnya.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah model distribusi gratis seperti Fandango dapat diadaptasi di Indonesia, mengingat dominasi platform berbayar dan pembajakan. Bundesliga tampaknya ingin membangun basis penggemar jangka panjang dengan mengorbankan pendapatan jangka pendek. Jika terbukti efektif, langkah ini bisa mengubah peta persaingan hak siar sepak bola Eropa di Asia.



