Maldini Siapkan Peran Baru untuk Buffon di Timnas Italia
Baca dalam 60 detik
- Paolo Maldini, direktur teknis baru Italia, berencana menawarkan posisi kunci kepada Gianluigi Buffon di struktur kepelatihan Azzurri.
- Buffon sebelumnya mengundurkan diri setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia, namun kini akan dilibatkan dalam proyek pembinaan dari level junior hingga senior.
- Andrea Pirlo masih menjadi kandidat utama pelatih Italia, sementara Leonardo akan mendampingi Maldini sebagai penasihat.

Paolo Maldini, yang baru diangkat sebagai direktur teknis Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), bertekad mengembalikan legenda hidup Gianluigi Buffon ke dalam struktur tim nasional. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Maldini akan menawarkan peran utama kepada kiper berusia 46 tahun itu di bawah payung Club Italiaโbadan yang mengelola seluruh tim nasional, dari kelompok usia muda hingga tim senior.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa FIGC ingin memanfaatkan pengalaman dan pengaruh Buffon untuk membangun kembali fondasi sepak bola Italia setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia. Buffon, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala delegasi di bawah Luciano Spalletti dan Gennaro Gattuso, mundur bersama pelatih dan presiden FIGC setelah kekalahan memalukan dari Bosnia dan Herzegovina di play-off Maret lalu.
Kini, Maldini disebut akan segera menghubungi Buffon untuk menawarkan posisi yang berbeda dari sebelumnya. Meski belum dirinci secara detail, peran baru ini diproyeksikan lebih strategis dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang, bukan sekadar seremonial. Hal ini sejalan dengan visi Maldini yang ingin merevitalisasi sistem pembinaan pemain Italia, yang sempat terpuruk dalam satu dekade terakhir.
Di sisi lain, Maldini juga dikabarkan masih mengincar Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala timnas. Pirlo, yang pernah menjadi rekan setim Buffon di tim juara dunia 2006, saat ini menganggur setelah menangani beberapa klub. Kombinasi Maldini sebagai direktur teknis, Pirlo sebagai pelatih, dan Buffon di posisi kunci bisa menjadi trio emas yang mengembalikan kejayaan Italia.
FIGC resmi menunjuk Maldini pada pekan lalu, dengan mantan bek AC Milan itu akan didampingi oleh Leonardo, rekan setimnya di Milan, sebagai penasihat. Keputusan ini menuai beragam reaksi, namun banyak pihak optimistis bahwa pengalaman Maldini di level klub dan internasional akan membawa angin segar bagi Azzurri.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk dicermati. Italia, sebagai salah satu raksasa sepak bola Eropa, tengah berusaha bangkit setelah dua kali absen dari Piala Dunia. Jika proyek Maldini berhasil, hal itu bisa menjadi studi kasus tentang bagaimana sebuah federasi memanfaatkan legenda untuk membangun kembali budaya sepak bola. Pertanyaannya, akankah Buffon menerima tawaran ini dan apakah Pirlo benar-benar akan duduk di kursi pelatih? Jawabannya akan menentukan arah sepak bola Italia dalam beberapa tahun ke depan.



