Kiper Freiburg Atubolu Didekati Aston Villa: Isyarat Hengkang dari Petinggi Klub
Baca dalam 60 detik
- Direktur olahraga Freiburg, Jochen Saier, secara terbuka menyatakan kiper Noah Atubolu akan pergi setelah kontraknya tidak diperpanjang hingga 2027.
- Aston Villa, yang sudah merekrut Johan Manzambi dari Freiburg, kini membidik Atubolu sebagai suksesor potensial Emiliano Martinez yang diincar Juventus.
- Dengan sisa kontrak satu tahun, Atubolu bisa ditebus dengan harga murah, memberikan keuntungan bagi Villa di bursa transfer musim panas ini.

Aston Villa mendapat angin segar dalam perburuan kiper SC Freiburg, Noah Atubolu, setelah direktur olahraga klub Bundesliga itu secara terbuka mengisyaratkan kepergian sang pemain. Langkah ini menjadi sinyal bahwa Villa serius mempersiapkan masa depan di bawah mistar gawang, terutama jika kiper utama mereka, Emiliano Martinez, hengkang ke Juventus.
Jochen Saier, petinggi Freiburg, dalam pernyataan yang dikutip Sport Witness, mengakui bahwa negosiasi perpanjangan kontrak Atubolu telah berlangsung lama namun gagal mencapai kesepakatan. "Kami sudah berusaha memperpanjang kontrak, tetapi Noah memutuskan mengambil jalur berbeda. Dia sedang bernegosiasi dengan klub lain, dan saya yakin kami akan berpisah dengan hubungan baik," ujar Saier. Kontrak Atubolu sendiri baru akan berakhir pada 2027, tetapi dengan satu tahun tersisa, Freiburg terpaksa melepasnya dengan harga yang lebih rendah dari nilai pasar.
Atubolu, 24 tahun, menjadi andalan Freiburg musim lalu dengan catatan 102 penyelamatan dan persentase penyelamatan 64,2 persen. Meski masih perlu meningkatkan kemampuan distribusi bola, kemampuan menggagalkan tembakan lawan dinilai mendekati level Martinez. Villa sendiri sebelumnya sudah mengamankan tanda tangan Johan Manzambi, rekan setim Atubolu di Freiburg, dan kini berpotensi mendatangkan duet Freiburg ke Villa Park.
Keputusan Freiburg melepas Atubolu secara terbuka memberikan keuntungan bagi Villa. Dengan posisi tawar yang lemah, Freiburg kemungkinan besar tidak bisa mematok harga tinggi. Villa, yang sudah merencanakan skenario kehilangan Martinez sejak awal bursa, kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan kiper muda potensial dengan harga bersahabat. Langkah ini mengingatkan pada strategi Villa yang proaktif saat mengantisipasi kepergian Youri Tielemans.
Bagi Villa, mendatangkan Atubolu bukan hanya soal mengamankan suksesor Martinez, tetapi juga menciptakan persaingan sehat di posisi kiper. Jika Martinez bertahan, Atubolu bisa menjadi pelapis berkualitas; jika hengkang, Villa sudah memiliki pengganti yang siap. Juventus, yang dikabarkan terus memantau Martinez, belum menunjukkan tanda-tanda mundur, sehingga Villa perlu bergerak cepat.
Meski Atubolu masih perlu pengalaman di level tertinggi, potensinya sebagai kiper modern dengan kemampuan penyelamatan di atas rata-rata membuatnya layak dipertimbangkan. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Villa akan memanfaatkan peluang ini atau membiarkan klub lain menyalip? Dengan bursa transfer yang masih panjang, keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah masa depan lini belakang Villa.



