Milan Siapkan Jual Pemain Demi Raup €150 Juta: Estupiñán ke Aston Villa?
Baca dalam 60 detik
- AC Milan berencana melego sejumlah pemain untuk mengumpulkan dana sekitar €150 juta setelah gagal lolos ke Liga Champions.
- Bek kiri Pervis Estupiñán menjadi prioritas penjualan dengan harga antara €15-20 juta, Aston Villa disebut sebagai peminat utama.
- Rafael Leao dibanderol €60 juta namun belum ada tawaran resmi, sementara gelandang seperti Fofana dan Loftus-Cheek juga masuk daftar jual.

AC Milan tengah bersiap melakukan pembersihan skuad besar-besaran pada bursa transfer musim panas ini. Klub raksasa Serie A itu menargetkan pemasukan hingga €150 juta dari penjualan pemain guna menambal lubang keuangan setelah gagal mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Langkah ini menjadi strategi utama manajemen Rossoneri untuk menyeimbangkan neraca sekaligus menyediakan dana segar bagi pembelian pemain baru.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, situasi paling matang terjadi pada bek kiri asal Ekuador, Pervis Estupiñán. Pemain berusia 28 tahun itu dikabarkan tengah dalam pembicaraan lanjutan dengan Aston Villa. Namun, harga yang diminta Milan masih simpang siur: ada yang menyebut €18 juta, sementara sumber lain mengklaim €20 juta. Gazzetta bahkan menambahkan bahwa Milan mungkin akan puas dengan €15 juta—angka yang sama dengan banderol Fikayo Tomori yang juga masuk daftar jual.
Selain Estupiñán, beberapa pemain lain yang tidak masuk dalam rencana pelatih Ruben Amorim juga siap dilego. Di lini tengah, Youssouf Fofana, Ruben Loftus-Cheek, dan Warren Bondo akan dibuka pintu keluarnya. Sementara itu, winger andalan Rafael Leao dipatok harga €60 juta, namun hingga kini belum ada tawaran resmi dari klub-klub Eropa, terutama dari lima liga top benua biru.
Kegagalan Milan lolos ke Liga Champions musim depan menjadi pemicu utama langkah ini. Tanpa pendapatan dari kompetisi elite Eropa, klub harus mencari sumber pemasukan lain. Penjualan pemain menjadi opsi paling cepat untuk memperbaiki kondisi finansial. Selain itu, dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk merekrut pemain baru yang sesuai dengan visi Amorim.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah ini menunjukkan pergeseran strategi Milan yang sebelumnya lebih fokus pada pembelian pemain muda potensial. Kini, mereka harus realistis dengan kondisi keuangan. Apakah Milan akan mampu mencapai target €150 juta? Atau justru terpaksa menjual bintang utamanya dengan harga di bawah pasar? Musim panas ini akan menjadi ujian bagi manajemen Rossoneri.



