Pemain Baru di Skuad Inggris: Mary Coleman Siap Debut Lawan Prancis
Baca dalam 60 detik
- Prop Wigan Warriors, Mary Coleman, mendapat panggilan perdana ke timnas Inggris untuk laga uji coba melawan Prancis pada 25 Juli.
- Pertandingan di Toulouse ini menjadi bagian dari persiapan Inggris menuju Piala Dunia Wanita 2025 di Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini.
- Pelatih Stuart Barrow tidak memanggil pemain yang berbasis di Australia karena NRLW masih berlangsung.

Wigan Warriors memberikan satu nama baru dalam skuad Inggris yang akan menghadapi Prancis dalam laga uji coba akhir bulan ini. Mary Coleman, prop berusia 28 tahun, untuk pertama kalinya dipanggil memperkuat timnas setelah penampilannya yang impresif di kompetisi domestik.
Coleman bukanlah pendatang baru di dunia rugby. Sebelum beralih ke rugby league empat tahun lalu, ia bermain rugby union untuk Preston Grasshoppers. Ia juga pernah tiga kali tampil di Twickenham bersama Cambridge University dalam laga Varsity pada 2016, 2017, dan 2018. Tak hanya itu, ia mewakili Kent, county asalnya, di cabang union dan atletik. Kariernya di rugby league semakin moncer setelah membantu Wigan mengalahkan St Helens 54-6 di Wembley pada 30 Mei lalu untuk merebut gelar Women's Challenge Cup.
Laga melawan Prancis akan digelar di Stade Ernest Wallon, Toulouse, pada 25 Juli pukul 18.00 BST. Pertandingan ini menjadi bagian dari double-header dengan laga Super League pria antara Toulouse dan Catalan Dragons. Bagi Inggris, laga ini merupakan pemanasan penting menjelang Piala Dunia Wanita yang akan berlangsung di Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini pada Oktober-November mendatang. Inggris akan memainkan seluruh pertandingan grupnya di Australia, dimulai dengan melawan Wales di Perth pada 17 Oktober.
Pelatih kepala Stuart Barrow memutuskan tidak memanggil pemain yang bermain di NRLW Australia karena kompetisi tersebut masih berjalan. Keputusan ini memberi kesempatan bagi pemain seperti Coleman untuk unjuk kemampuan. "Meskipun fokus kami saat ini adalah memberikan performa kuat di Prancis, setiap sesi latihan dan pemusatan dalam beberapa bulan ke depan akan membantu membentuk posisi kami saat Piala Dunia dimulai," ujar Barrow.
Skuad Inggris yang dipanggil didominasi oleh pemain dari Wigan Warriors dan Leeds Rhinos, dengan total sembilan pemain dari Wigan dan lima dari Leeds. Kehadiran Coleman di lini depan diharapkan bisa menambah daya gedor tim. Bagi penggemar rugby di Indonesia, laga ini bisa menjadi tontonan menarik untuk melihat perkembangan rugby league putri, yang mulai mendapat perhatian global. Meski belum sepopuler sepak bola, rugby league putri terus berkembang, dan Piala Dunia mendatang akan menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Pertanyaan besarnya, apakah Inggris mampu memanfaatkan laga uji coba ini untuk membangun momentum menuju Piala Dunia? Atau justru Prancis akan memberikan kejutan di kandang sendiri? Jawabannya akan terlihat di Toulouse akhir bulan ini.



