Maddox Jones: Lagu dan Sepak Bola Punya Kekuatan Menyatukan Bangsa
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi Inggris Maddox Jones merilis lagu ketiga bertema olahraga, 'This Time We'll Be Winning', menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
- Lagu ini lahir dari semangat harapan setelah kekalahan Inggris di Euro 2020, dan ia berharap lagunya menjadi bagian dari perayaan jika Inggris lolos ke final.
- Jones menekankan bahwa sepak bola dan musik memiliki kemampuan unik untuk menyatukan orang, melampaui hasil pertandingan.

Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, Maddox Jones, menegaskan bahwa musik dan sepak bola memiliki kekuatan luar biasa dalam menyatukan masyarakat, terutama di momen-momen krusial seperti Piala Dunia. Pernyataan ini ia sampaikan menjelang laga semifinal Timnas Inggris melawan Argentina pada Rabu (15/7/2026) mendatang.
Jones baru saja merilis single ketiganya yang bertema olahraga, berjudul This Time We'll Be Winning, yang dipersembahkan khusus untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Lagu ini lahir setelah ia menyaksikan euforia suporter Inggris saat timnya melaju ke semifinal usai mengalahkan Norwegia. Ia berharap lagu tersebut bisa menjadi pengiring selebrasi para penggemar jika Inggris berhasil menaklukkan Argentina.
"Sungguh luar biasa membayangkan Inggris kini hanya selangkah lagi dari final Piala Dunia. Saat saya menulis lagu ini, isinya tentang harapan dan keyakinan bahwa akhirnya ini bisa menjadi momen kita. Apa pun yang terjadi melawan Argentina, negara ini telah bersatu kembali, dan itulah yang terbaik dari sepak bola," ujar Jones kepada BANG Showbiz.
Jones bukanlah pendatang baru dalam merilis lagu bertema olahraga. Sebelumnya, ia telah meluncurkan We're All Here Together (Go England!) untuk Piala Dunia 2022 dan England Together untuk Euro 2024. Menurutnya, rasa optimisme yang ia tuangkan dalam This Time We'll Be Winning bersifat universal dan bisa dirasakan oleh siapa pun, bahkan mereka yang tidak terlalu mengikuti turnamen.
"Pada intinya, ini adalah lagu tentang harapan dan keyakinan. Sepak bola adalah salah satu hal yang membuat orang bermimpi. Setiap turnamen, apa pun yang terjadi sebelumnya, para penggemar mulai percaya lagi. Saya ingin menangkap perasaan itu," jelasnya kepada Northampton Chronicle.
Menariknya, inspirasi lagu ini justru berasal dari momen pahit: kekalahan Inggris dari Italia melalui adu penalti di final Euro 2020. Meski hasilnya tidak sesuai harapan, Jones mengaku belum pernah merasakan atmosfer seperti saat turnamen tersebut. "Di mana pun Anda pergi, orang-orang membicarakannya, keluarga dan teman berkumpul, dan ada rasa harapan serta keyakinan yang tulus. Secara aneh, perasaan itulah yang menginspirasi lagu ini," katanya.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, fenomena ini mungkin terasa akrab. Euforia serupa kerap terjadi saat Timnas Indonesia berlaga di ajang besar, di mana musik dan nyanyian suporter menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Lagu-lagu seperti We'll Be Winning mengingatkan bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan juga medium pemersatu yang melampaui batas negara dan budaya.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah Inggris mampu mengakhiri penantian panjang gelar Piala Dunia sejak 1966. Jika ya, lagu Jones mungkin akan menjadi anthem kebangkitan. Jika tidak, setidaknya ia telah berhasil menangkap semangat yang membuat jutaan orang tetap percaya pada kekuatan sepak bola dan musik.



