The Open 2025: McIlroy dan Scheffler Bersaing di Royal Birkdale, Siapa Unggul?
Baca dalam 60 detik
- Rory McIlroy akan memulai putaran pertama The Open pada Kamis sore waktu setempat, berbagi lapangan dengan Matt Fitzpatrick dan Xander Schauffele.
- Scottie Scheffler, peringkat satu dunia, memulai dari sisi undian berbeda bersama Bryson DeChambeau dan Tyrrell Hatton.
- Tommy Fleetwood, yang didukung publik tuan rumah, bergabung dengan Jon Rahm dan Jordan Spieth—pemenang The Open 2017 di Royal Birkdale.

The Open Championship edisi 2025 resmi mengumumkan jadwal tee-time untuk dua putaran pertama, menempatkan persaingan sengit antara Rory McIlroy dan Scottie Scheffler di Royal Birkdale. McIlroy, peringkat dua dunia dan enam kali juara major, akan memulai perjuangannya pada Kamis pukul 15:15 BST (21:15 WIB), berbagi lapangan dengan Matt Fitzpatrick (peringkat tiga) dan juara bertahan Xander Schauffele.
Sementara itu, Scheffler—pemain nomor satu dunia dan juara bertahan—berada di sisi undian yang berseberangan. Ia akan bermain bersama Bryson DeChambeau dan Tyrrell Hatton pada Kamis pukul 09:58 BST (15:58 WIB). Putaran kedua bagi Scheffler dijadwalkan Jumat pukul 15:04 BST. Pembagian undian ini memastikan kedua favorit tidak akan bertemu sebelum akhir pekan, asalkan keduanya lolos cut.
Bagi penggemar golf Indonesia, The Open selalu menjadi ajang yang dinantikan karena menyajikan drama dan teknik tinggi. Royal Birkdale, lapangan yang terletak di Southport, Inggris, dikenal dengan tantangan angin kencang dan fairway sempit. Tahun ini, perhatian juga tertuju pada Tommy Fleetwood, pemain favorit tuan rumah yang pernah menjadi runner-up di ajang ini. Ia akan bermain bersama Jon Rahm dan Jordan Spieth—pemenang The Open 2017 di lapangan yang sama.
Justin Rose, yang mencuri perhatian saat menjadi amatir berusia 17 tahun dan finis keempat di Royal Birkdale pada 1998, akan memulai putaran pertama pukul 09:36 BST. Kembalinya Rose ke lapangan yang sama menjadi cerita menarik, mengingat ia telah menjadi juara major sejak saat itu. Menurut analis golf, pengalaman Rose di lapangan ini bisa menjadi keunggulan tersendiri.
Dari perspektif Indonesia, meski tidak ada pemain Tanah Air yang berlaga, The Open tetap relevan sebagai tolok ukur perkembangan golf global. Turnamen ini juga menjadi ajang bagi pegolf Asia untuk unjuk gigi, seperti Sungjae Im dan Hideki Matsuyama yang diharapkan tampil kompetitif. Bagi penggemar yang ingin menyaksikan, siaran langsung dapat diakses melalui platform streaming olahraga internasional.
Pertanyaan besarnya: akankah McIlroy akhirnya memecahkan puasa gelar major yang sudah berlangsung sejak 2014, atau Scheffler akan mempertahankan dominasinya? Atau justru pemain underdog seperti Fleetwood yang mencuri perhatian di hadapan publik sendiri? Jawabannya akan mulai terlihat setelah dua putaran pertama.



