Brunei Matangkan Persiapan Parade HUT Sultan ke-80, Gladi Resmi Digelar
Baca dalam 60 detik
- Gladi bersih parade kehormatan untuk perayaan ulang tahun Sultan Hassanal Bolkiah ke-80 telah dilaksanakan di Taman Haji Sir Muda Omar 'Ali Saifuddien, Bandar Seri Begawan.
- Acara ini melibatkan sejumlah menteri koordinator dan anggota komite nasional, menandai keseriusan Brunei dalam memperingati momen bersejarah tersebut.
- Parade utama dijadwalkan berlangsung pada Rabu pagi di lokasi yang sama, menjadi pusat perhatian publik dan media.

Brunei Darussalam memasuki tahap akhir persiapan perayaan ulang tahun ke-80 Sultan Hassanal Bolkiah. Gladi resmi pasukan kehormatan digelar pada Sabtu (11/7) di Taman Haji Sir Muda Omar 'Ali Saifuddien, Bandar Seri Begawan, sebagai puncak rangkaian latihan menuju puncak acara.
Kepala Adat Istiadat Negara, Pengiran Indera Setia Diraja Sahibul Karib Pengiran Anak Idris, hadir langsung menyaksikan gladi bersih tersebut. Ia juga merangkap sebagai penasihat bersama Komite Nasional Perayaan Ulang Tahun Sultan ke-80. Kehadirannya menegaskan pentingnya protokol kerajaan dalam setiap tahapan persiapan.
Sejumlah menteri kunci turut hadir, antara lain Menteri Koordinator Kebijakan Sosial dan Ketenagakerjaan merangkap Menteri Dalam Negeri, Menteri Koordinator Keamanan Nasional merangkap Menteri Pertahanan II, serta Menteri Kesehatan dan Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga. Mereka duduk sebagai ketua bersama komite nasional, menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menyukseskan acara ini.
Bagi Indonesia, perayaan ini memiliki resonansi tersendiri. Brunei dan Indonesia berbagi ikatan budaya Melayu dan kerja sama di bawah naungan ASEAN. Kesultanan Brunei yang stabil dan makmur kerap menjadi mitra strategis dalam forum regional. Momen ulang tahun Sultan ke-80 juga menjadi pengingat akan pentingnya diplomasi kebudayaan dan hubungan bilateral yang telah terjalin lama.
Menurut pengamat hubungan internasional, kehadiran para menteri dalam gladi bersih mencerminkan komitmen pemerintah Brunei terhadap nilai-nilai tradisi dan kesinambungan kepemimpinan. Hal ini juga menjadi ajang unjuk soliditas politik di tengah dinamika kawasan. Parade militer dan prosesi adat yang ketat menunjukkan disiplin tinggi yang dijaga kerajaan.
Puncak perayaan pada Rabu mendatang diperkirakan akan dihadiri ribuan warga dan tamu kehormatan. Jalan-jalan di sekitar lokasi parade sudah mulai disterilkan. Media lokal melaporkan bahwa persiapan logistik dan keamanan telah mencapai 100 persen. Pertanyaan yang mengemuka adalah bagaimana perayaan ini akan memperkuat posisi Brunei di panggung internasional, khususnya dalam mempererat hubungan dengan negara tetangga seperti Indonesia.



