Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia, Kalahkan Norwegia Lewat Drama Perpanjangan Waktu
Baca dalam 60 detik
- Jude Bellingham menjadi pahlawan Inggris dengan dua gol, termasuk satu di perpanjangan waktu, untuk mengalahkan Norwegia 2-1 di perempat final Piala Dunia.
- Gol penyeimbang Bellingham di masa injury time babak pertama mengubah momentum pertandingan setelah Norwegia unggul lebih dulu melalui Andreas Schjelderup.
- Inggris kini menunggu pemenang antara Argentina dan Swiss di semifinal, dengan peluang besar untuk melaju ke final.

Jude Bellingham memastikan langkah Inggris ke semifinal Piala Dunia setelah mencetak dua gol dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Norwegia di Miami Stadium, Sabtu (11/7). Pertandingan yang berlangsung sengit harus diselesaikan hingga babak perpanjangan waktu, dengan Bellingham menjadi penentu kemenangan The Three Lions.
Norwegia sempat mengejutkan publik ketika Andreas Schjelderup membuka skor pada menit ke-36 melalui tembakan keras yang membentur tiang jauh dan masuk ke gawang. Gol tersebut membuat Inggris tertekan, namun mereka berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama. Bellingham, yang bergerak lincah memasuki kotak penalti, melepaskan tembakan yang menembus dua pemain bertahan Norwegia dan mengubah skor menjadi 1-1.
Memasuki babak perpanjangan waktu, Bellingham kembali menjadi pahlawan. Ia menjadi yang tercepat bereaksi terhadap bola muntah hasil penyelamatan kiper Norwegia, dan dengan tenang menyontek bola ke gawang kosong. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Inggris dan membawa mereka melaju ke semifinal.
Kemenangan ini menegaskan peran sentral Bellingham di lini tengah Inggris. Pemain berusia 21 tahun itu tidak hanya menjadi pencetak gol, tetapi juga pengatur serangan yang merepotkan pertahanan Norwegia. Menurut analis sepak bola, performa Bellingham menunjukkan kematangan yang luar biasa di panggung sebesar Piala Dunia.
Bagi Indonesia, pertandingan ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan bagaimana tim dengan tekanan tinggi mampu bangkit dari ketertinggalan. Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, kerap menekankan pentingnya mentalitas pantang menyerah, seperti yang diperlihatkan Inggris. Selain itu, keberhasilan Bellingham yang masih muda bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia untuk berani tampil di level tertinggi.
Inggris selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Argentina dan Swiss di semifinal. Kedua tim sama-sama kuat, namun dengan momentum positif dan kedalaman skuad, Inggris diunggulkan untuk melaju ke final. Pertanyaan besarnya: mampukah Bellingham dan kawan-kawan mengatasi tekanan dan membawa pulang trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966?



