Ohtani Batal Tampil di All-Star Game akibat Cedera Lutut Berulang
Baca dalam 60 detik
- Bintang Dodgers Shohei Ohtani dipastikan absen dari All-Star Game 2026 karena peradangan lutut kiri yang tak kunjung reda.
- Ini pertama kalinya Ohtani melewatkan pertandingan bintang setelah enam tahun berturut-turut terpilih, menghentikan rekor penampilannya sebagai pemukul dan pelempar.
- Absennya Ohtani menjadi pukulan bagi MLB dan penggemar global, termasuk basis penggemar di Indonesia yang mulai melirik bisbol.

Los Angeles Dodgers harus kehilangan Shohei Ohtani di ajang All-Star Game musim ini. Pemain dua arah asal Jepang itu dipastikan absen karena peradangan lutut kiri yang terus mengganggu performanya, demikian diumumkan tim pada Jumat (10/7) waktu setempat.
Ohtani, yang kini berusia 32 tahun, sebelumnya terpilih sebagai starter untuk tim Liga Nasional setelah menduduki puncak pemungutan suara penggemar untuk pertama kalinya. Ini merupakan kali keenam berturut-turut ia tampil di Midsummer Classic, namun kali ini ia harus menepi. Selain All-Star Game, Ohtani juga batal menjadi pelempar dalam laga melawan Arizona Diamondbacks pada Jumat malam, meski ia tetap akan menjadi designated hitter (DH) sepanjang seri tersebut sebelum menjalani perawatan intensif selama jeda All-Star.
Keputusan ini menjadi pukulan berat bagi MLB dan para penggemar yang menantikan aksi spektakuler Ohtani. Sejak 2021 hingga 2023, saat masih berseragam Los Angeles Angels, ia selalu terpilih sebagai DH sekaligus pelempar dalam tim All-Star Liga Amerika. Rekam jejak itu menjadikannya fenomena langka di dunia bisbol. Namun, cedera lutut yang kambuhan kini mengancam kontinuitas kariernya.
Absennya Ohtani juga berdampak pada daya tarik global MLB. Di Indonesia, meski bisbol belum sepopuler sepak bola atau bulu tangkis, popularitas Ohtani mulai menarik perhatian penggemar olahraga tanah air. Banyak yang mengikuti kariernya melalui siaran langsung atau media sosial. Ketidakhadirannya di panggung All-Star tentu mengurangi greget pertandingan, terutama bagi mereka yang baru mengenal bisbol lewat aksi Ohtani.
Sementara itu, rekan setim Ohtani, Yoshinobu Yamamoto, yang merupakan MVP Seri Dunia musim lalu, juga masuk dalam skuad NL untuk tahun kedua. Namun, ia kemungkinan besar tidak akan turun pada pertandingan Selasa di Citizens Bank Park, Philadelphia, karena dijadwalkan menjadi starter pada Sabtu sebelumnya. Situasi ini membuat manajemen Dodgers harus pintar-pintar mengatur rotasi pemain agar performa tim tetap terjaga.
Menurut analis olahraga, cedera lutut Ohtani perlu ditangani serius mengingat perannya yang vital bagi Dodgers. Jika tidak ditangani dengan tepat, bukan tidak mungkin masalah ini akan berlarut dan memengaruhi produktivitasnya di sisa musim. Pertanyaannya, mampukah Dodgers bertahan tanpa kontribusi maksimal Ohtani, terutama saat memasuki babak playoff?



