Gagal ke Piala Dunia 2026 karena Cedera, Serge Gnabry Siap Bangkit Musim Depan
Baca dalam 60 detik
- Serge Gnabry optimistis pulih total dari cedera adduktor yang membuatnya absen di Piala Dunia 2026 bersama Jerman.
- Pemain sayap Bayern Munich itu menargetkan kontribusi penuh di musim 2026/27 setelah musim lalu mencatat 8 gol dan 6 assist di Bundesliga.
- Bayern akan memulai musim dengan laga Supercup melawan Borussia Dortmund pada 28 Agustus, dan Gnabry berharap bisa tampil.

Gagal membela Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 akibat cedera pangkal paha yang dideritanya pada April lalu, Serge Gnabry kini fokus memulihkan kondisi fisiknya dan optimistis bisa kembali ke performa terbaiknya bersama Bayern Munich pada musim depan.
Pemain berusia 30 tahun itu mengaku progres pemulihannya berjalan positif. Dalam wawancara dengan situs resmi klub, Gnabry mengatakan setiap sesi latihan membuatnya semakin yakin untuk segera kembali merumput. Ia juga mengaku sudah sangat merindukan atmosfer latihan tim dan intensitas permainan yang hanya bisa didapatkan saat bola digelindingkan.
Sebelum cedera, Gnabry menjadi andalan di lini serang Bayern. Pada Bundesliga 2025/26, ia mencatatkan delapan gol dan enam assist dalam 21 penampilan, membantu tim besutan Vincent Kompany meraih gelar juara liga secara beruntun. Tak hanya di level klub, ia juga menjadi starter tetap di bawah asuhan Julian Nagelsmann di tim nasional Jerman hingga akhirnya cedera menghadang saat latihan bersama Bayern.
Kini, Gnabry menjalani rehabilitasi dengan disiplin tinggi. Ia mengaku harus terus memotivasi diri sendiri untuk melewati masa-masa sulit. โSaya selalu ingatkan diri: semua ini demi bisa bermain lagi. Kamu harus bertahan hari ini. Ingin kembali fit secepat mungkin. Saat merasa berat, bilang: oke, ayo lakukan, dorong, nanti akan terasa lebih baik,โ ujarnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah Gnabry menjadi pengingat betapa pentingnya manajemen cedera bagi pemain top. Cedera yang dialaminya tidak hanya menghambat karier klub, tetapi juga menggagalkan mimpi tampil di Piala Dunia. Namun, mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan Gnabry bisa menjadi inspirasi bagi atlet muda di Tanah Air yang kerap menghadapi tekanan serupa.
Bayern Munich akan mengawali musim 2026/27 dengan laga Franz Beckenbauer Supercup melawan Borussia Dortmund pada 28 Agustus. Gnabry berharap bisa pulih tepat waktu untuk pertandingan tersebut, meski belum ada kepastian apakah ia akan langsung diturunkan. Yang jelas, ia bertekad untuk kembali menjadi bagian penting dari skuad Bayern dan membuktikan bahwa cedera bukanlah akhir segalanya.
Pertanyaan besarnya: mampukah Gnabry kembali ke level terbaiknya setelah cedera panjang, atau justru kehilangan tempat di starting XI yang kini semakin kompetitif? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan.



