Merlier Kunci Kemenangan Sprint di Etape 7, Pogacar Kokoh di Puncak
Baca dalam 60 detik
- Tim Merlier memenangi etape ketujuh Tour de France 2025 dengan sprint akhir yang sempurna di Bordeaux.
- Tadej Pogacar tetap memimpin klasemen umum dengan selisih 2 menit 38 detik atas Jonas Vingegaard.
- Etape kedelapan besok kembali dirancang untuk pebalap sprinter, memperpanjang dominasi grup cepat.

Pebalap Belgia Tim Merlier sukses merebut kemenangan etape ketujuh Tour de France 2025 setelah memenangi sprint massal di Bordeaux, Jumat (11/7). Dalam lintasan datar sepanjang 175,1 kilometer dari Hagetmau, Merlier menunjukkan insting sempurna pada 100 meter terakhir untuk menyalip Jasper Philipsen dan finis terdepan.
Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Merlier di Tour de France, setelah sebelumnya menang pada 2021 dan 2025. Pebalap Soudal Quick-Step itu mengakui situasi di lapangan cukup kacau, namun kerja sama tim menjadi kunci suksesnya. โKami satu-satunya tim yang bekerja keras mengejar rombongan pebalap yang memimpin, jadi saya senang bukan tim lain yang menang,โ ujar Merlier seusai balapan.
Soren Waerenskjold dari Norwegia finis kedua, disusul Biniam Girmay asal Eritrea di posisi ketiga. Sementara itu, Jasper Philipsen yang sempat diunggulkan harus puas di luar podium. Hasil ini membuat persaingan di klasemen umum belum berubah secara signifikan.
Di sisi lain, Tadej Pogacar tidak menemui kesulitan berarti pada etape ini. Setelah menunjukkan performa superior di Col du Tourmalet sehari sebelumnya, pebalap Slovenia itu hanya perlu menjaga ritme untuk mempertahankan jersey kuning. Keunggulannya atas Jonas Vingegaard masih 2 menit 38 detik, sementara rekan setimnya Isaac del Toro bertahan di peringkat ketiga dengan selisih 3 menit 27 detik.
Sayangnya, kabar buruk datang dari Torstein Traeen yang harus mundur dari balapan akibat cedera parah setelah kecelakaan saat mengenakan jersey kuning. Pebalap Norwegia itu menjadi salah satu korban dari rute pegunungan yang menuntut fisik tinggi.
Bagi penggemar balap sepeda di Indonesia, Tour de France musim ini menyajikan persaingan yang menarik antara Pogacar dan Vingegaard, dua pebalap yang sudah saling sikut sejak 2021. Dominasi Pogacar yang juga juara pada 2021 dan 2025 membuatnya dijagokan kembali, namun Vingegaard belum menyerah. Dengan masih banyak etape pegunungan tersisa, kejutan masih mungkin terjadi.
Etape kedelapan besok akan kembali menjadi panggung para sprinter. Rute datar dari Perigueux ke Bergerac sepanjang 180,4 km diyakini akan berujung pada sprint massal lainnya. Pertanyaannya, mampukah Philipsen bangkit atau Merlier akan kembali mendominasi?



