Populasi Domba Liar Langka Punjab Urial Pulih di Pegunungan Pakistan
Baca dalam 60 detik
- Populasi Punjab urial di Salt Range, Pakistan, meningkat dari 3.700 ekor pada 2018 menjadi 6.891 ekor pada 2023 berkat patroli perlindungan ketat.
- Spesies endemik ini masih rentan terhadap fragmentasi habitat, persaingan dengan ternak, dan perburuan liar meskipun jumlahnya naik.
- Keberhasilan konservasi di Pakistan dapat menjadi model bagi upaya perlindungan satwa langka di Indonesia, seperti anoa atau babirusa.

Populasi Punjab urial, domba liar langka yang hanya ditemukan di kawasan Salt Range, Pakistan utara, menunjukkan pemulihan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Rekaman terbaru dari dekat jalan tol Chakwal memperlihatkan kawanan besar domba ini berkeliaran bebas di lereng gunung tanpa rasa takut, menandakan meningkatnya keamanan habitat mereka.
Punjab urial (Ovis vignei punjabiensis) dikenal sebagai 'domba liar' oleh masyarakat setempat. Bulunya yang kemerahan memudar saat musim dingin. Spesies ini unik karena hanya ditemukan di distrik Jhelum dan Chakwal, menjadikannya salah satu kekayaan fauna yang terancam punah. Meskipun ada enam jenis urial di Asia, Punjab urial adalah satu-satunya yang endemik di wilayah ini.
Habitat utama domba ini adalah Salt Range, area seluas 300 kilometer persegi yang terdiri dari pegunungan terjal dan hutan semak lebat. Kawasan ini mencakup empat distrik: Jhelum, Chakwal, Khushab, dan Mianwali. Namun, meskipun jumlahnya meningkat, Punjab urial masih berstatus rentan dalam Daftar Merah IUCN. Ancaman utama meliputi fragmentasi habitat akibat pembangunan, persaingan dengan ternak untuk sumber daya pakan, serta perburuan liar.
Keberhasilan ini tidak lepas dari operasi perlindungan lapangan yang berkelanjutan oleh Departemen Satwa Liar dan Taman Punjab. Petugas rutin melakukan patroli di area Sannapar dan Phadial, tempat mereka sering melihat kawanan urial melompat lincah di tebing. Arshad Naz, asisten kepala ranger satwa liar untuk Distrik Jhelum, mengatakan bahwa foto dan video yang dikirim ke kantor pusat membuktikan efektivitas langkah perlindungan di Salt Range. "Tindakan perlindungan lapangan yang efektif telah berkontribusi signifikan terhadap pemulihan bertahap populasi Punjab urial," ujarnya.
Bagi Indonesia, kisah sukses konservasi Punjab urial memberikan pelajaran berharga. Spesies endemik seperti anoa di Sulawesi dan babirusa di Maluku menghadapi ancaman serupa: perburuan dan hilangnya habitat. Upaya patroli terpadu dan pemantauan populasi yang dilakukan Pakistan dapat diadaptasi untuk melindungi satwa langka di Indonesia. Kunci keberhasilan terletak pada konsistensi penegakan hukum dan keterlibatan masyarakat lokal.
Ke depan, tantangan tetap ada. Fragmentasi habitat akibat perluasan infrastruktur dan perubahan iklim dapat mengancam pemulihan yang telah dicapai. Pertanyaan besarnya: mampukah Pakistan mempertahankan momentum ini dan memperluas kawasan lindung untuk menjamin kelangsungan hidup Punjab urial dalam jangka panjang?



