Geovany Quenda: Bakat Muda Portugal yang Dijuluki 'Saka Versi Baru' Resmi Gabung Chelsea
Baca dalam 60 detik
- Chelsea resmi mengontrak Geovany Quenda, pemain sayap 18 tahun asal Guinea-Bissau yang dibanderol ยฃ40 juta, dengan kontrak hingga 2034.
- Quenda, yang sering dibandingkan dengan Bukayo Saka, memecahkan rekor termuda di Liga Portugal dan Liga Champions sebelum pindah ke Premier League.
- Kedatangan Quenda mempengaruhi strategi transfer Chelsea, termasuk rencana menjual Alejandro Garnacho dan meminjamkan Jesse Derry ke Sporting.

Geovany Quenda, remaja asal Guinea-Bissau yang kerap disebut sebagai titisan Bukayo Saka, resmi berseragam Chelsea setelah menandatangani kontrak berdurasi sembilan tahun. Pemain sayap berusia 18 tahun itu diboyong dari Sporting Lisbon dengan nilai transfer mencapai ยฃ40 juta, menandai investasi jangka panjang klub London Barat di lini serang.
Quenda bukanlah nama baru di panggung sepak bola Eropa. Sejak debut di tim utama Sporting pada usia 16 tahun, ia langsung mencuri perhatian dengan torehan rekor: pemain termuda yang mencetak gol di Piala Super Portugal (24 menit setelah masuk), pemain termuda yang menjadi starter dan mencetak gol di Liga Champions untuk Sporting, serta pemain termuda yang mencetak gol di Liga Portugalโmelewati rekor Cristiano Ronaldo. Dalam 86 penampilan bersama Sporting, Quenda menunjukkan konsistensi yang langka untuk seusianya.
Perjalanan Quenda ke puncak tidaklah mulus. Lahir di Guinea-Bissau, ia pindah ke Portugal pada usia tujuh tahun dan harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Awalnya bermain di klub akar rumput Damaiense, ia sempat ditolak ikut latihan karena datang memakai jeans dan sepatu. Namun, setelah menunjukkan kontrol bola dan dribel yang memukau, pelatih Ana Correia meyakinkan klub untuk membuat pengecualian. Bakatnya kemudian berkembang di akademi Benfica sebelum akhirnya pindah ke Sporting pada 2019.
Mantan pelatihnya di kelompok usia muda, Fabio Roque, menggambarkan Quenda sebagai pemain yang luar biasa dan berbeda. "Disiplinnya tidak selalu bagus dan ia masih mentah, tetapi sikapnya sangat baik. Ia menuntut banyak dari dirinya sendiri, percaya diri, tak terduga, berani, dan memiliki hubungan yang hebat dengan bola," ujar Roque kepada BBC Sport. Sementara itu, Tiago Teixeira, pelatihnya di tim U-23, menambahkan, "Ia adalah bakat sekali dalam satu dekade untuk akademi."
Perbandingan dengan Bukayo Saka muncul karena gaya bermain Quenda yang eksplosif, mampu bermain di dalam, melindungi bola, dan kreatif. Roque bahkan menilai Quenda lebih kuat secara defensif dibanding Saka di tahap yang sama. Namun, Teixeira menekankan bahwa Saka lebih langsung dan cepat, sementara Quenda mungkin lebih baik saat bermain di dalam. Quenda sendiri mengidolai Cristiano Ronaldo dan berharap mengikuti jejaknya dari akademi Sporting ke Premier League.
Cedera patah tulang metatarsal kelima yang dideritanya pada musim lalu membuatnya absen empat bulan, tetapi ia menjalani rehabilitasi di pusat latihan Chelsea, Cobham. Selama itu, ia berkomunikasi dengan manajer Liam Rosenior dan rekan setimnya, termasuk Pedro Neto dan Dario Essugo. Quenda juga diam-diam menonton pertandingan Chelsea di Stamford Bridge. Kini, ia telah kembali berlatih lebih awal dari jadwal untuk mempersiapkan diri.
Bagi Chelsea, kehadiran Quenda bukan sekadar tambahan amunisi. Klub dilaporkan sedang merombak skuad dengan mempertimbangkan perannya. Alejandro Garnacho masuk daftar jual, sementara pemain sayap akademi Jesse Derry akan dipinjamkan ke Sporting. Quenda kemungkinan akan dimainkan sebagai wing-back, formasi yang cocok dengan skema pelatih baru Xabi Alonso yang sukses menggunakan pemain sayap dalam di Bayer Leverkusen.
Langkah Quenda ke Premier League menjadi sorotan di Indonesia, di mana perkembangan pemain muda Portugal selalu menarik perhatian. Dengan gaya bermain yang mirip Saka, ia bisa menjadi idola baru bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Liga Inggris. Pertanyaan besarnya: akankah Quenda mampu bersaing di kompetisi paling keras di dunia dan mewujudkan ambisinya menjadi pemain reguler di Chelsea serta timnas senior Portugal?



