Emmys 2026: Drama Medis The Pitt dan Komedi Hacks Dominasi Nominasi
Baca dalam 60 detik
- Serial drama The Pitt dan komedi Hacks memimpin perolehan nominasi Emmy 2026 dengan masing-masing 25 dan 24 nominasi, menegaskan dominasi HBO Max.
- The Pitt, yang mengusung format real-time di ruang gawat darurat, berhasil menyabet nominasi aktor terbaik untuk Noah Wyle, sementara Hacks kembali mengantarkan Jean Smart dan Hannah Einbinder ke daftar nominasi.
- Netflix unggul di kategori limited series lewat Beef yang meraih 16 nominasi, sementara serial baru Widow's Bay dari Apple TV+ mencuri perhatian dengan 19 nominasi.

Dunia televisi Amerika kembali bergairah menjelang ajang penghargaan bergengsi Emmy Awards 2026. Dua serial unggulan, drama medis The Pitt dan komedi lintas generasi Hacks, sukses memuncaki daftar nominasi yang diumumkan pada 8 Juli lalu. The Pitt mengoleksi 25 nominasi termasuk kategori drama terbaik, sementara musim kelima sekaligus terakhir Hacks meraih 24 nominasi termasuk komedi terbaik. Pencapaian ini menjadi angin segar bagi HBO Max yang menaungi kedua tayangan tersebut.
The Pitt sendiri bukanlah pendatang baru. Serial yang memadukan nuansa ER dan 24 ini telah menyabet gelar drama terbaik pada Emmy 2025. Dengan format setiap episode berlangsung secara real-time, The Pitt mengikuti keseharian para staf rumah sakit di Pittsburgh yang dihadapkan pada berbagai isu sosial mulai dari hak aborsi, penindasan imigran, hingga penembakan massal. Meski awalnya berjalan lambat, serial ini kemudian menjadi fenomena dari mulut ke mulut. Noah Wyle, yang namanya melejit lewat ER, kembali masuk nominasi aktor drama terbaik setelah sebelumnya meraih Emmy berkat perannya di serial ini.
Di kategori drama, pesaing utama The Pitt adalah Pluribus garapan Vince Gilligan (Breaking Bad) dengan 18 nominasi. Serial Apple TV+ ini mengisahkan dunia pasca-apokaliptik di mana sebagian besar manusia terinfeksi virus alien yang menciptakan kesadaran kolektif yang damai, hanya menyisakan 13 orang yang kebal. Rhea Seehorn, bintang Pluribus yang telah memenangkan Golden Globe dan Critics Choice Award awal tahun ini, menjadi favorit awal untuk Emmy aktris drama terbaik. Deretan nominasi drama lainnya mencakup The Diplomat bersama Keri Russell, Slow Horses, dan prekuel Game of Thrones, A Knight of the Seven Kingdoms.
Dari kubu komedi, setelah kemenangan besar The Studio pada 2025, persaingan tahun ini mempertemukan favorit lama dan pendatang baru. Hacks, yang mengisahkan seorang komedian stand-up berusaha membangkitkan kariernya bersama asisten milenial yang disfungsional, memimpin dengan 24 nominasi. Jean Smart, yang telah memenangkan empat Emmy untuk perannya sebagai Deborah Vance, kembali masuk nominasi bersama Hannah Einbinder yang meraih Emmy pertamanya pada 2025. Sementara itu, serial horor-komedi baru Apple TV+, Widow's Bay, mencuri perhatian dengan 19 nominasi—terbanyak ketiga secara keseluruhan. Dibintangi Matthew Rhys sebagai walikota New England yang eksentrik, serial ini mengisahkan upayanya meningkatkan pariwisata di pulau yang dihantui menurut kepercayaan warga.
Persaingan komedi juga diramaikan oleh Shrinking yang dibintangi Jason Segel dan Harrison Ford sebagai terapis, serta musim terakhir The Bear, satire gelap berlatar dunia restoran Chicago. Meski The Bear telah mengumpulkan 21 Emmy dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dua untuk Jeremy Allen White, aktor tersebut tidak masuk nominasi tahun ini.
Di kategori limited series, Beef—antologi Netflix yang musim keduanya dibintangi Oscar Isaac dan Carey Mulligan—memimpin dengan 16 nominasi. Serial ini mengeksplorasi dinamika eksplosif antara dua pasangan. Sementara itu, Love Story: John F. Kennedy Jr. and Carolyn Bessette hanya meraih enam nominasi meskipun sukses memicu kontroversi dan menarik banyak penonton berkat penggambaran kembali kisah asmara pasangan selebriti tersebut.
Bagi penonton Indonesia, dominasi HBO Max dan Apple TV+ dalam nominasi Emmy tahun ini menegaskan pergeseran lanskap industri hiburan global ke arah platform streaming. Dengan semakin mudahnya akses terhadap konten-konten ini melalui layanan berlangganan, selera penonton Indonesia pun ikut terpengaruh. Serial seperti The Pitt yang mengangkat isu sosial kontemporer bisa menjadi cerminan bagi industri kreatif Tanah Air untuk berani mengeksplorasi tema-tema relevan dengan kemasan segar. Apakah ke depan akan lahir serial Indonesia yang mampu bersaing di panggung internasional seperti Emmy? Jawabannya mungkin bergantung pada keberanian para kreator lokal untuk keluar dari pakem yang ada.
Gala Emmy Awards ke-76 dijadwalkan berlangsung di Los Angeles pada 14 September mendatang, dipandu oleh veteran Law & Order: SVU, Mariska Hargitay. Dengan persaingan yang ketat di berbagai kategori, ajang ini dipastikan akan menjadi malam yang mendebarkan bagi para pecinta serial televisi.



