Tottenham Incar Kiper Juventus yang Kecewa: Langkah Murah atau Jebakan?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur mengajukan tawaran serius untuk Michele Di Gregorio, kiper Juventus yang tengah berselisih dengan klubnya.
- Dengan banderol hanya โฌ15 juta, Spurs berpotensi mendapatkan pengganti murah, namun statistik menunjukkan Di Gregorio tak lebih baik dari Vicario.
- Jika transfer jadi, Juventus diprediksi akan semakin agresif memburu Emiliano Martinez dari Aston Villa sebagai suksesor.

Tottenham Hotspur belum menunjukkan tanda-tanda melambat di bursa transfer musim panas ini. Setelah menggelontorkan lebih dari ยฃ200 juta untuk enam pemain anyar, klub asal London Utara itu kini dikabarkan mengincar kiper Juventus, Michele Di Gregorio, yang tengah berkonflik dengan manajemen klubnya.
Menurut laporan Calciomercato yang dikutip Sport Witness, Tottenham telah melayangkan tawaran serius untuk Di Gregorio. Kiper berusia 28 tahun itu disebut-sebut kecewa dengan situasi di Turin setelah agennya secara terbuka mengkritik klub. Juventus sendiri dilaporkan bersedia melepasnya dengan harga โฌ15 juta atau sekitar ยฃ13 jutaโangka yang terbilang ringan bagi Spurs yang sudah terbiasa membelanjakan dana besar musim ini.
Namun, langkah ini bukannya tanpa risiko. Di Gregorio, meski dinilai solid oleh pelatih Roberto De Zerbi, bukanlah kiper spektakuler. Statistik musim lalu menunjukkan bahwa ia melakukan lebih sedikit penyelamatan dibandingkan Guglielmo Vicario, kiper utama Tottenham saat ini. Meski persentase penyelamatannya sedikit lebih baik, secara keseluruhan performanya tidak jauh berbeda. Jika Spurs berniat meningkatkan kualitas di bawah mistar, mendatangkan Di Gregorio justru bisa menjadi langkah mundur di tengah musim panas yang penuh dengan perekrutan ambisius.
Dampak lain dari potensi transfer ini adalah efek domino terhadap Aston Villa. Juventus dikabarkan lama mengincar kiper utama Villa, Emiliano Martinez. Kepergian Di Gregorio akan membuat Juventus semakin agresif dalam perburuan Martinez, yang bisa memicu perang harga di bursa kiper. Bagi Tottenham, keputusan merekrut Di Gregorio harus dipertimbangkan matang-matang, terutama jika mereka ingin mempertahankan ambisi bersaing di papan atas Premier League.
Beberapa pengamat menilai bahwa Tottenham seharusnya mengalihkan target ke kiper muda seperti James Trafford jika benar-benar ingin meningkatkan kualitas. Trafford, yang tampil impresif bersama Burnley, dinilai memiliki potensi lebih besar untuk menjadi kiper nomor satu di masa depan. Namun, dengan harga yang murah dan situasi Di Gregorio yang mendesak, Spurs mungkin tergoda untuk mengambil jalan pintas.
Bagi pembaca di Indonesia, transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub besar Eropa memanfaatkan ketidakstabilan internal klub lain untuk mendapatkan pemain dengan harga miring. Fenomena ini juga kerap terjadi di Liga Indonesia, di mana pemain yang berselisih dengan klubnya sering menjadi incaran tim lain. Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah: apakah Tottenham akan berhasil mempertahankan performa Vicario, atau justru Di Gregorio akan menjadi solusi jangka pendek yang berisiko?



