Tiga Klub Premier League Berebut Bintang Muda Australia Usai Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Everton, Newcastle United, dan Aston Villa memulai negosiasi untuk merekrut bek Australia berusia 18 tahun, Lucas Herrington, setelah penampilannya di Piala Dunia 2026.
- Colorado Rapids, klub MLS pemilik Herrington, siap melepasnya dengan syarat peminjaman kembali selama semusim, sementara Barcelona juga ikut dalam perburuan.
- Herrington mencatat akurasi umpan 88,4% dan rata-rata 0,86 tekel per laga di Piala Dunia, menjadikannya salah satu prospek muda paling diminati di Eropa.

Liga Premier Inggris mungkin tengah memasuki masa jeda, tetapi itu tak menghentikan klub-klub papan atas untuk saling sikut di bursa transfer musim panas. Everton, Newcastle United, dan Aston Villa disebut telah membuka pembicaraan untuk merekrut Lucas Herrington, bek muda Australia yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026.
Herrington, yang baru berusia 18 tahun, menjadi salah satu pemain kejutan di turnamen empat tahunan tersebut. Meskipun gagal mengeksekusi penalti dalam adu tendangan ke gawang melawan Mesir, penampilannya secara keseluruhan menuai pujian. Colorado Rapids, klub Major League Soccer (MLS) yang menjadi pemiliknya, disebut siap melepas sang pemain dengan syarat peminjaman kembali selama satu musim.
Menurut laporan TeamTalk, ketiga klub Premier League itu telah memulai negosiasi awal untuk menyatakan minat mereka. Tak hanya dari Inggris, raksasa Spanyol Barcelona juga dikabarkan ikut dalam perburuan. Situasi ini membuat persaingan semakin ketat, apalagi Colorado belum menetapkan harga pasti untuk Herrington. Namun, mengingat usianya yang masih sangat muda, nilai transfernya diperkirakan tidak akan terlalu tinggi untuk standar MLS.
Selama Piala Dunia 2026, Herrington bermain selama 210 menit dan mencatatkan statistik impresif: rata-rata 0,86 tekel per pertandingan, tiga duel dimenangkan, serta akurasi umpan mencapai 88,4%. Angka-angka ini menunjukkan kematangan yang jarang dimiliki pemain seusianya, terutama di lini belakang. Tak heran jika ia dijuluki sebagai 'Pau Cubarsinya Australia' oleh para pengamat.
Bagi Newcastle United, merekrut Herrington akan melengkapi strategi mereka yang fokus pada pemain muda. Sebelumnya, The Magpies telah mendatangkan Bouzamana Toure dan Sean Steurs, gelandang jebolan akademi Ajax yang juga berusia 18 tahun. Herrington diproyeksikan menjadi mitra jangka panjang bagi Malick Thiaw di jantung pertahanan Newcastle. Sementara itu, Everton dan Aston Villa juga membutuhkan tambahan tenaga di lini belakang, dan Herrington dinilai sebagai investasi masa depan yang menjanjikan.
Dari sisi klub asal, Colorado Rapids berharap Herrington dapat kembali dipinjamkan selama satu musim agar ia tetap mendapatkan menit bermain reguler. Langkah ini dianggap ideal bagi perkembangan pemain muda sebelum benar-benar bersaing di Premier League. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada negosiasi antara klub dan keinginan pemain.
Fenomena Herrington mengingatkan pada banyak pemain muda yang namanya melambung setelah Piala Dunia. Jika transfer ini terwujud, ia akan menjadi salah satu dari sedikit pemain Australia yang merumput di Premier League. Pertanyaannya, klub mana yang akan memenangi perlombaan ini, dan apakah Herrington mampu membuktikan diri di panggung sepak bola paling kompetitif di dunia?



