Arsenal Siapkan Alternatif di Tengah Harga Gila Morgan Rogers: Siapa Gilberto Mora?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mengincar Gilberto Mora, pemain termuda di Piala Dunia 2026, setelah banderol Morgan Rogers menyentuh £130 juta.
- Klub asal London Utara itu telah melayangkan tawaran awal senilai $25 juta (£19 juta) ke Tijuana, meski klausul rilis pemain disebut mencapai £34 juta.
- Mora, yang disebut-sebut mirip Andres Iniesta, bisa menjadi solusi jangka panjang Arsenal di lini tengah dan sayap kiri.

Arsenal mulai melirik alternatif setelah negosiasi dengan Aston Villa untuk Morgan Rogers terhambat oleh banderol selangit. Klub asal London Utara itu dikabarkan telah mengirimkan tawaran resmi kepada Tijuana untuk merekrut gelandang muda Meksiko, Gilberto Mora, yang menjadi pemain termuda di Piala Dunia 2026.
Menurut laporan media Meksiko Azteca Puebla, Arsenal bersama Liverpool telah menyatakan minat terhadap pemain berusia 17 tahun tersebut. Namun, Arsenal disebut lebih unggul setelah mengajukan tawaran senilai $25 juta (sekitar £19 juta). Tawaran itu diperkirakan akan ditolak, mengingat klausul rilis Mora disebut-sebut mencapai £34 juta.
Langkah ini tak lepas dari kebuntuan transfer Morgan Rogers. Aston Villa membanderol pemain sayapnya itu dengan harga £130 juta, menyusul rekor transfer Elliot Anderson ke Manchester City sebesar £116 juta. Angka tersebut dinilai terlalu tinggi oleh direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, yang kini mencari opsi lebih realistis.
Morgan Rogers sendiri mengakui bahwa banderol £130 juta terlalu tinggi. Dalam wawancara di kamp Piala Dunia Inggris pekan lalu, ia menyatakan, "Saya rasa saya tidak senilai itu. Tentu senang mendengar orang berkata demikian, tapi saya tidak membiarkan suara dari luar memengaruhi saya." Meski begitu, Arsenal masih berpeluang jika negosiasi bisa menekan harga di bawah £100 juta.
Gilberto Mora muncul sebagai opsi yang menarik. Pelatih berlisensi UEFA A, John Walker, menyebut gaya bermain Mora mirip dengan Andres Iniesta. Lebih dari itu, legenda Arsenal Thierry Henry juga memuji penampilannya di Piala Dunia. "Jangan lupakan anak ini di lini tengah. Ia bisa mengontrol permainan, kadang memperlambat tempo, dan mendapatkan pelanggaran," ujar Henry.
Scout Como, Ben Mattinson, menjuluki Mora sebagai "jenius kecil dengan penguasaan bola level tertinggi untuk keluar dari ruang sempit." Kemampuan dribel dan visinya disebut setara dengan Rogers, meski secara fisik Mora lebih ringan. Fleksibilitasnya bermain sebagai gelandang serang, sayap kiri, dan bahkan striker membuatnya menjadi aset berharga.
Bagi Arsenal, merekrut Mora bukan hanya soal harga yang lebih murah, tetapi juga investasi jangka panjang. Dengan usia yang baru 17 tahun, ia memiliki potensi berkembang menjadi salah satu gelandang serang terbaik dunia. Jika transfer ini berhasil, Arsenal bisa mendapatkan pemain dengan kualitas elite tanpa harus merogoh kocek lebih dari £40 juta—angka yang jauh lebih masuk akal dibandingkan tuntutan Villa.
Pertanyaan besarnya: akankah Arsenal mampu menyelesaikan kesepakatan ini di tengah persaingan dengan Liverpool? Ataukah mereka akan kembali ke meja negosiasi untuk Rogers dengan tawaran yang lebih realistis? Keputusan dalam beberapa pekan mendatang akan menentukan arah bursa transfer musim panas ini.



