Kebakaran Landa Tiga Gudang di Taman Tekno Tangsel, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
Baca dalam 60 detik
- Tiga gudang di kawasan pergudangan Taman Tekno, Setu, Tangsel, ludes terbakar siang tadi, memicu pengerahan 16 unit pemadam kebakaran.
- Api diduga berasal dari gudang aksesoris ponsel dan merembet ke gudang ATK serta mainan; penyebab masih diselidiki.
- Kendala suplai air akibat ketiadaan hidran di lokasi sempat menghambat pemadaman, namun tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Kebakaran hebat meludeskan tiga gudang di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu siang (8/7). Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang mengancam merembet ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengonfirmasi bahwa tiga gudang yang terbakar masing-masing berisi aksesoris telepon seluler, alat tulis kantor (ATK), dan mainan anak-anak. "Api bermula dari gudang aksesoris telepon seluler, kemudian merambat ke dua gudang lainnya," ujarnya kepada wartawan di lokasi.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 12.10 WIB. Damkar Tangsel mengerahkan 13 unit mobil pemadam, ditambah bantuan satu unit dari BSD, satu unit dari Koramil, serta tiga unit mobil tangki air dari BSD. Total 50 personel diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api yang membesar dengan cepat.
Proses pemadaman sempat terkendala minimnya sumber air karena tidak tersedia hydrant di sekitar lokasi. Omay menjelaskan, "Suplai air harus diambil dari lokasi yang cukup jauh. Beruntung ada bantuan mobil tangki dari BSD sehingga proses pemadaman tetap bisa berlangsung." Kondisi ini memperlambat upaya penjinakan api, namun petugas terus berupaya agar api tidak meluas ke gudang lain di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan kerugian. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan tidak sedikit mengingat isi gudang yang bernilai ekonomis.
Kebakaran di kawasan pergudangan ini kembali menyoroti pentingnya ketersediaan infrastruktur pemadam kebakaran, seperti hydrant, di kawasan industri dan pergudangan. Minimnya akses air bersih di lokasi kejadian menjadi catatan serius bagi pengelola kawasan dan pemerintah daerah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.



