Matt Damon Tato Nama Keluarga di Lengan: 'Saya Pikir Masa Pamer Otot Sudah Berakhir'
Baca dalam 60 detik
- Aktor Matt Damon menato nama istri dan anak-anaknya di lengan karena mengira karier aktingnya tak lagi membutuhkan adegan tanpa baju.
- Sutradara Christopher Nolan awalnya frustrasi karena harus menutupi tato tersebut untuk film periode The Odyssey, tapi akhirnya memaklumi alasan Damon.
- Damon menjalani diet ketat dan latihan intensif untuk mencapai berat badan 167 pon, setara saat SMA, demi peran Odysseus.

Matt Damon ternyata menyimpan rahasia di balik tato nama keluarganya yang menghiasi lengan atas. Aktor 55 tahun itu mengaku baru memutuskan menato nama istri dan keempat putrinya setelah merasa masa kejayaannya sebagai aktor laga yang kerap memamerkan otot sudah lewat.
Pengakuan itu muncul setelah sutradara Christopher Nolan, yang mengarahkan Damon dalam film epik Yunani The Odyssey, terkejut saat melihat tato tersebut dalam fitting kostum pertama. Nolan sebelumnya sudah kewalahan menutupi tato para pemain pendukung yang semuanya memiliki gambar di tubuh. "Saya pikir Matt akan berbeda, ternyata dia juga punya tato," ujar Nolan dalam podcast Good Hang bersama Amy Poehler.
Namun kekesalan Nolan berubah menjadi pengertian setelah mendengar alasan Damon. "Dia bilang, 'Sejujurnya, saya pikir masa pamer otot sudah berakhir.' Saya jawab, 'Oke, cukup masuk akal. Tapi menurut saya, masa itu justru baru dimulai,'" kenang Nolan. Tato tersebut bertuliskan nama istri Damon, Luciana, serta putri-putri mereka: Alexia (27), Isabella (20), Gia (17), dan Stella (15), dalam huruf kursif yang oleh Nolan disebut "tasteful".
Konsekuensinya, Damon harus menjalani riasan lebih lama setiap hari syuting. Namun Nolan menegaskan tidak akan mengganti aktor pilihannya. "Dia berada di titik yang tepat dalam hidupnya. Saya butuh aktor yang bisa membawa penonton masuk ke dalam dilema karakter, dan Matt punya kemampuan itu," kata Nolan. Ia memuji rentang peran Damon yang luas, dari Good Will Hunting, The Martian, hingga Jason Bourne, sebagai bukti fleksibilitas aktingnya.
Untuk memerankan Odysseus, Damon menjalani transformasi fisik drastis. Dalam podcast New Heights bersama Jason dan Travis Kelce, ia mengaku kembali ke berat badan masa SMA, 167 pon. "Saya berhenti makan gluten atas saran dokter. Banyak latihan dan diet ketat," ujarnya. Nolan menginginkan sosok Odysseus yang ramping namun kuat, sesuai dengan penggambaran prajurit Yunani kuno.
Bagi penonton Indonesia, kisah ini mengingatkan pada perjuangan aktor lokal yang kerap melakukan perubahan fisik ekstrem untuk peran film laga atau kolosal. Transformasi semacam itu, seperti yang dilakukan oleh Iko Uwais atau Joe Taslim, membutuhkan dedikasi tinggi dan disiplin diet yang ketat. Tato Damon juga menjadi pengingat bahwa di balik layar, para aktor punya pertimbangan personal yang memengaruhi penampilan mereka di layar.
Pertanyaan besarnya, apakah The Odyssey akan menjadi puncak karier Damon di usia 55 tahun? Atau justru menjadi awal dari era baru peran-peran epik yang memanfaatkan kematangan dan pengalamannya? Nolan tampaknya yakin bahwa Damon masih memiliki banyak petualangan akting di depannya.



