Duel Epik di Azteca: Inggris Taklukkan Meksiko, Melaju ke Perempat Final Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Inggris menang 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca yang legendaris, meski harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua.
- Jude Bellingham menjadi bintang dengan dua gol cepat di babak pertama, sementara Harry Kane memastikan kemenangan lewat penalti.
- Kemenangan ini membawa Inggris selangkah lebih dekat ke gelar juara dunia, namun tantangan berat menanti di perempat final melawan Norwegia dan Erling Haaland.

Timnas Inggris memastikan tempat di perempat final Piala Dunia setelah menaklukkan Meksiko 3-2 dalam laga sengit di Stadion Azteca, markas legendaris yang dikenal angker bagi tim tamu. Kemenangan ini diraih dengan perjuangan heroik, termasuk kartu merah yang diterima bek Jarell Quansah di awal babak kedua.
Jude Bellingham menjadi motor serangan Inggris dengan dua gol cepat dalam rentang dua menit pada babak pertama. Gol pertama lahir dari tembakan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi kiper Meksiko, sementara gol kedua memanfaatkan umpan silang terukur dari sayap kiri. Keunggulan 2-0 sempat membuat Inggris nyaman, namun tuan rumah memperkecil ketertinggalan melalui sundulan pemain depannya.
Kartu merah Quansah membuat Inggris harus bermain dengan 10 orang, namun justru dalam situasi tertekan, Harry Kane mencetak gol penalti setelah dilanggar di kotak terlarang. Meksiko kembali memperkecil skor di menit-menit akhir, tetapi pertahanan Inggris yang digalang Jordan Pickford mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Thomas Tuchel memuji mentalitas timnya. "Mereka bermain dengan hati dan keyakinan. Ini pertandingan ikonik di stadion ikonik. Kami mengatasi banyak kesulitan," ujarnya. Sementara itu, Bellingham menyebut laga ini sebagai malam terbaik dalam kariernya bersama Inggris. "Ini yang saya impikan: menyatukan negara dan memberi mereka malam seperti ini," kata gelandang Real Madrid itu.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan yang mengingatkan pada semangat juang tim Garuda saat menghadapi tekanan di kandang lawan. Meski level persaingan berbeda, determinasi Inggris bisa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya soliditas tim dalam situasi krisis.
Inggris kini bersiap menghadapi Norwegia yang diperkuat Erling Haaland, top skor sementara turnamen dengan tujuh gol. Haaland baru saja mengeliminasi Brasil di babak sebelumnya. "Norwegia punya ancaman berbeda, pemain kelas dunia. Kami harus siap," kata Bellingham. Pertanyaan besarnya: mampukah Inggris mempertahankan performa epik ini untuk melangkah lebih jauh?



