Galliani Bocorkan Strategi Carnevali: Juventus Makin Serius Buru Kolo Muani
Baca dalam 60 detik
- Adriano Galliani mengungkapkan bahwa CEO Juventus, Giovanni Carnevali, sedang sibuk melakukan negosiasi transfer di Forte dei Marmi, yang diduga terkait dengan Randal Kolo Muani.
- Juventus dikabarkan siap menyetujui nilai transfer โฌ40 juta yang diminta PSG, dengan skema pinjaman berbayar yang diwajibkan menjadi pembelian permanen.
- Kesepakatan ini menjadi ujian bagi pendekatan diplomasi langsung Carnevali yang membedakan era kepemimpinannya dari pendahulunya.

Adriano Galliani, legenda AC Milan yang kini menjabat sebagai CEO Monza, secara tidak sengaja membocorkan aktivitas transfer Giovanni Carnevali, CEO anyar Juventus, yang tengah gencar memburu striker Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain. Dalam sebuah acara amal di Tuscany, Galliani mengungkapkan bahwa Carnevali memilih untuk tidak hadir karena sedang melakukan negosiasi di Forte dei Marmi, pusat aktivitas bursa transfer musim panas.
Acara "United for Meyer" yang digelar di vila milik Andrea Bocelli itu menjadi ajang pertemuan informal para petinggi sepak bola Italia. Namun, ketidakhadiran Carnevali menjadi sorotan. Galliani, yang merupakan sahabat lama Carnevali sejak era keduanya di AC Milan, menjelaskan bahwa rekannya itu sedang fokus menuntaskan urusan transfer. "Saya meneleponnya beberapa saat lalu dan dia bilang tidak bisa datang karena sedang sibuk di Forte dei Marmi mengurus transfer. Tapi saya tidak bisa bilang pemain siapaโฆ" ujar Galliani seperti dikutip Tuttosport.
Spekulasi langsung mengarah pada Randal Kolo Muani, striker timnas Prancis yang menjadi target utama Juventus sejak beberapa pekan terakhir. Klub asal Turin itu telah mengajukan tawaran awal sebesar โฌ33 juta, namun ditolak oleh direktur olahraga PSG, Luis Campos. Kini, Juventus dikabarkan siap mendekati angka โฌ40 juta yang diminta PSG, dengan struktur pembayaran berupa pinjaman berbayar yang disertai kewajiban pembelian bersyarat.
Kesepakatan ini menjadi prioritas bagi kedua klub. PSG ingin terus merampingkan skuad setelah menjual Gonรงalo Ramos, sementara Juventus berharap dapat memberikan pelatih Luciano Spalletti opsi utama di lini depan sebelum pemain kembali berlatih pada 13 Juli. Jika terealisasi, transfer ini akan menjadi ujian pertama bagi pendekatan diplomasi langsung Carnevali yang mengedepankan hubungan personal antarklub, berbeda dengan era Damien Comolli yang lebih transaksional.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Carnevali ini menunjukkan perubahan filosofi yang signifikan. Sejak ditunjuk sebagai CEO pada April lalu, ia aktif membangun kembali jaringan dengan klub-klub lain, sebuah strategi yang diyakini dapat mempercepat negosiasi dan menekan harga. Galliani, yang dikenal sebagai master deal di era kejayaan AC Milan, memberikan dukungan penuh terhadap pendekatan tersebut. "Dia (Carnevali) sedang bekerja keras. Saya yakin hasilnya akan terlihat dalam waktu dekat," tambah Galliani.
Namun, tantangan masih membayangi. PSG dikenal sebagai mitra negosiasi yang keras, dan Juventus harus bersaing dengan klub lain yang juga meminati Kolo Muani. Meski demikian, sinyal positif terus berdatangan. Jika transfer ini rampung, Juventus tidak hanya mendapatkan amunisi baru di lini depan, tetapi juga membuktikan bahwa era baru di bawah Carnevali mampu bersaing di bursa transfer Eropa. Pertanyaannya, akankah pendekatan personal ini cukup untuk mengalahkan kekuatan finansial klub-klub Premier League yang juga mengincar sang striker?



