Como Alihkan Incaran ke Davinson Sanchez Usai Harga Chalobah Terlalu Mahal
Baca dalam 60 detik
- Klub Serie A Como beralih ke bek Galatasaray Davinson Sanchez setelah banderol Trevoh Chalobah dari Chelsea dinilai terlalu tinggi.
- Sanchez, yang akan berusia 31 tahun, tampil impresif musim lalu dengan 45 penampilan kompetitif dan gol ke gawang Juventus di Liga Champions.
- Langkah Como menunjukkan strategi berburu pemain dengan nilai lebih ekonomis di tengah persaingan ketat bursa transfer Eropa.

Como 1907, klub promosi Serie A yang tengah gencar memperkuat lini belakang, dikabarkan telah menghubungi Galatasaray untuk menanyakan ketersediaan bek tengah Davinson Sanchez. Langkah ini diambil setelah harga Trevoh Chalobah dari Chelsea dinilai terlalu mahal, mencapai โฌ35 juta.
Menurut pakar transfer Sportitalia, Alfredo Pedullร , Como sempat terlibat perang tawar dengan Inter Milan untuk mendapatkan Chalobah. Namun, banderol yang dipatok Chelsea membuat klub asuhan Cesc Fabregas itu mundur dan mencari alternatif. Sanchez muncul sebagai kandidat utama setelah Como secara resmi menghubungi Galatasaray.
Davinson Sanchez, yang akan genap berusia 31 tahun akhir pekan ini, tengah dalam performa apik. Musim lalu ia mencatatkan 45 penampilan kompetitif bersama Galatasaray dan menyumbang dua gol, termasuk satu gol penting saat mengalahkan Juventus 5-2 di Liga Champions. Meski begitu, Sanchez baru saja mengalami momen pahit setelah gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti Kolombia melawan Swiss di babak 16 besar Piala Dunia.
Bagi Como, mendatangkan Sanchez bukan sekadar solusi jangka pendek. Dengan pengalamannya di Tottenham dan Ajax, Sanchez diharapkan menjadi pemimpin di lini belakang yang masih rapuh. Di sisi lain, Galatasaray mungkin terbuka untuk negosiasi mengingat mereka telah mendatangkan beberapa bek baru musim ini. Harga yang diminta diperkirakan tidak akan jauh dari โฌ9,5 juta, jauh lebih murah ketimbang Chalobah.
Di Indonesia, pergerakan Como menarik perhatian karena klub ini mulai agresif di bursa transfer setelah promosi. Kehadiran pemain sekelas Sanchez bisa meningkatkan daya saing Serie A yang belakangan mulai bergairah. Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, langkah Como menjadi contoh bagaimana klub promosi bisa bersaing dengan strategi cerdas tanpa harus menguras anggaran.
Dengan waktu bursa transfer yang masih panjang, Como masih mungkin mendatangkan satu atau dua pemain lagi. Pertanyaan besarnya: akankah Sanchez memilih tantangan di Italia atau tetap bertahan di Turki? Keputusan ini akan menentukan sejauh mana Como bisa bersaing di Serie A musim depan.



