Bendera Raksasa 320 Kg Terbang di Atas Kallang: Persiapan NDP 2026 yang Penuh Tantangan
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 90 personel terlibat dalam persiapan 15 bendera negara untuk flypast NDP 2026, dengan satu bendera utama berukuran 30x20 meter dan berat total 1.360 kg setelah dipasangi pemberat.
- Rute baru melalui Kallang Basin menuntut ketinggian terbang 950 kaki—lebih tinggi dari tahun lalu—untuk memastikan bendera terlihat dari dalam Stadion Nasional yang beratap tertutup.
- Tim penerbang harus menyelaraskan waktu tiba tepat pukul 18.55 dengan lagu kebangsaan, sambil menavigasi belokan tajam dan angin di sekitar gedung pencakar langit.

Sebanyak 90 personel, mulai dari prajurit reguler hingga sukarelawan Angkatan Bersenjata Singapura, bekerja di tiga lokasi berbeda untuk memastikan bendera negara raksasa terbang sempurna di atas Kallang Basin pada perayaan Hari Nasional 2026. Bendera berukuran 30 x 20 meter—lebih luas dari dua lapangan tenis—dengan bobot 320 kilogram itu harus diangkut helikopter Chinook CH-47 pada ketinggian 950 kaki, lebih tinggi dari tahun sebelumnya, agar tetap terlihat dari dalam Stadion Nasional yang beratap tertutup.
Untuk pertama kalinya, rute flypast tahun ini tidak melewati kawasan jantung kota (heartlands) seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan berfokus pada kawasan Kallang. “Kami ingin membawa bendera negara kepada masyarakat di kawasan Kallang, sehingga kita semua bisa merayakan Hari Nasional bersama,” ujar Letnan Kolonel Cai Weijun, pilot utama sekaligus komandan skuadron, saat ditemui media di Pangkalan Udara Sembawang akhir Juni lalu.
Rute baru ini menghadirkan tantangan navigasi yang lebih rumit. Bendera akan diterbangkan dari selatan Singapura menuju Marina East Jetty, melewati Dunman High School, kemudian berbelok kiri ke Kallang Basin dan satu belokan kiri panjang lagi melalui Jembatan Sheares. “Bagian tersulit adalah serangkaian belokan kiri sambil mengelola angin,” kata LTC Cai. Tim telah mencoba berbagai profil penerbangan dan ketinggian sebelum memutuskan rute yang mempertunjukkan bendera terbaik di pusat pertunjukan pada ketinggian 950 kaki dari arah barat ke timur.
Ketinggian 950 kaki dipilih untuk memastikan bendera tetap terlihat melalui celah di sisi barat Stadion Nasional saat atapnya tertutup. Sebagai perbandingan, tahun lalu saat flypast melewati Marina Bay, ketinggian hanya 800 kaki. “Kami harus sangat presisi agar bendera tampak pada aspek yang tepat, terutama dari kursi presiden,” tambah LTC Cai. Untuk mengatasi keterbatasan pandangan dari dalam stadion, tim juga akan menayangkan bendera melalui layar besar.
Persiapan bendera sendiri memakan waktu berminggu-minggu. Setiap minggu sebelum pertunjukan, kru memeriksa bendera dari benda asing atau sobekan. Bendera dinilai dari skala 1 hingga 4, dengan skor 1 untuk kondisi terbaik. Bendera terbaik digunakan untuk gladi resik dan parade utama, sisanya untuk latihan. Teknik melipat—bukan menggulung—diterapkan untuk memastikan bendera terbuka mulus tanpa kusut. “Jika ada bagian yang terlalu kencang, bendera bisa kusut dan rusak saat dikibarkan,” jelas Military Expert 2 Soo Yi Xun, penanggung jawab bendera tahun ini.
Di dalam helikopter, insinyur penerbangan memegang peranan krusial. Mereka memantau jarak antarhelikopter agar formasi tetap rapat. “Kami terbang sangat berdekatan, dan menjaga jarak memastikan formasi terlihat persis seperti yang kami inginkan,” ujar ME2 Premraj S/O Royston, insinyur angkatan udara yang bertugas di dalam Chinook. Ia juga memastikan sistem pesawat berfungsi normal karena terbang di area yang jarang dilalui dalam latihan sehari-hari. Bagi Premraj, yang baru kembali dari penugasan luar negeri, terbang di atas bendera negara adalah pengalaman emosional. “Setelah bertahun-tahun melihat bendera dari darat, bisa terbang di atasnya sangat mengharukan,” katanya.
Dengan rute baru yang penuh tantangan dan koordinasi lintas sektor yang ketat, flypast NDP 2026 menjadi salah satu yang paling rumit dalam sejarah parade. Pertanyaannya, akankah cuaca dan angin di hari-H mendukung? Tim telah menyiapkan lokasi cadangan di Paya Lebar dan Sembawang jika kondisi tak memungkinkan. Semua mata akan tertuju ke langit Kallang pada 9 Agustus mendatang.



