Momen Bersejarah: Paul McCartney Nyanyikan 'I Wanna Hold Your Hand' di Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Baca dalam 60 detik
- Legenda The Beatles, Paul McCartney, membawakan lagu hits 1963 'I Wanna Hold Your Hand' di pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden.
- Stevie Nicks dari Fleetwood Mac juga turut memeriahkan resepsi yang dihadiri 1.000 tamu, termasuk selebritas papan atas seperti Ed Sheeran dan Selena Gomez.
- McCartney, yang menganggap dirinya sebagai 'kakek' bagi generasi pop saat ini, mengaku siap memberi nasihat kepada Swift tentang mengelola ketenaran global.

Sir Paul McCartney, legenda hidup The Beatles, memilih lagu klasik 'I Wanna Hold Your Hand' sebagai suguhan spesial di pesta pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce. Acara yang digelar di Madison Square Garden, New York, pada Jumat (3/7/2026) itu berlangsung meriah hingga pukul 04.00 pagi, dengan McCartney naik panggung untuk menghibur para tamu.
Pernikahan yang dihadiri sekitar 1.000 orang ini menjadi perbincangan hangat, terutama setelah terungkap bahwa McCartney membawakan lagu yang dirilis pada 1963 tersebut. Seorang sumber dari People magazine mengungkapkan bahwa setelah upacara, ibu Taylor, Andrea Swift, mengundang semua tamu ke ruang resepsi yang telah dilengkapi panggung. Tak hanya McCartney, vokalis Fleetwood Mac, Stevie Nicks, juga ikut memeriahkan malam itu dengan penampilannya.
Kabar penampilan Stevie Nicks dikonfirmasi oleh pembawa acara Good Morning America, Robin Roberts, Michael Strahan, dan George Stephanopoulos, yang turut hadir sebagai tamu. Dalam acara mereka pada Sabtu (4/7/2026), Roberts menegaskan, "Kami dapat mengonfirmasi bahwa, ya, Stevie Nicks tampil." Namun, detail lagu yang dibawakan Nicks belum diungkapkan.
Hubungan antara McCartney dan Swift bukanlah hal baru. Beberapa waktu lalu, Swift memuji McCartney sebagai "seniman luar biasa abadi" yang selalu menginspirasinya, saat membagikan ulang unggahan Instagram sang musisi tentang album terbarunya, 'The Boys of Dungeon Lane'. McCartney, yang kini berusia 85 tahun, sebelumnya juga menyatakan kesediaannya memberi nasihat kepada Swift tentang menghadapi ketenaran global. Dalam wawancara dengan BBC Sounds, ia mengaku melihat paralel antara ketenaran yang diraih The Beatles dan Swift saat ini. "Saya seperti kakak laki-laki bagi generasi itu, atau lebih tepatnya kakek," ujarnya sambil tersenyum.
McCartney mengaku telah bertemu Swift, serta penyanyi muda seperti Billie Eilish, Olivia Rodrigo, dan Sabrina Carpenter, di pesta-pesta yang diadakan oleh istrinya, Nancy Shevell, dan putrinya, Stella McCartney. Ia menilai mereka semua adalah orang-orang keren dengan suara yang bagus. "Jika mereka butuh nasihat, saya akan dengan senang hati memberikannya, tapi saya rasa mereka tidak membutuhkannya," tambahnya.
Daftar tamu pernikahan Swift dan Kelce juga dipenuhi deretan selebritas kelas atas, termasuk Ed Sheeran dan istrinya Cherry, Gigi Hadid dan Bradley Cooper, Karlie Kloss dan Joshua Kushner, Selena Gomez dan Benny Blanco, Maren Morris, Kelsea Ballerini, Camila Cabello, serta Fergie. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh Swift di industri hiburan global.
Bagi penggemar di Indonesia, pernikahan ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana ikon musik lintas generasi saling menghormati. McCartney, yang pernah tampil di Jakarta pada 2018, tetap menjadi inspirasi bagi musisi Tanah Air. Sementara Swift, yang belum pernah menggelar konser di Indonesia, terus dinantikan kedatangannya oleh Swifties lokal. Pertanyaan besarnya: akankah momen seperti ini mendorong lebih banyak kolaborasi antara legenda dan bintang muda di masa depan?



