Enam Kapolda dan Kakorlantas Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkap Mutasi Polri
Baca dalam 60 detik
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi enam kepala kepolisian daerah dan satu kepala korps lalu lintas dalam seremoni di Mabes Polri, Sabtu (4/7).
- Mutasi ini mencakup pergeseran sejumlah perwira tinggi, termasuk Irjen Ruddi Setiawan yang kini memimpin Polda Aceh dan Irjen Pipit Rismanto yang beralih ke Jawa Barat.
- Kadiv Humas Polri menyebut rotasi sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi untuk meningkatkan adaptabilitas institusi.

Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar-besaran di jajaran pimpinan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik enam kepala kepolisian daerah (kapolda) dan satu kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) dalam sebuah upacara yang digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, pada Sabtu (4/7). Langkah ini menjadi bagian dari siklus mutasi rutin yang bertujuan menjaga dinamika organisasi sekaligus menyegarkan lini komando di tingkat kewilayahan dan pusat.
Sejumlah nama baru menghiasi kursi kepemimpinan di beberapa provinsi strategis. Di Aceh, posisi Irjen Marzuki Ali Basyah digantikan oleh Irjen Ruddi Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri. Sementara itu, Sumatera Barat kini dipimpin oleh Irjen Djati Wiyoto Abadhy, yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Utara, menggantikan Komjen Gatot Tri Suryanta.
Pergeseran juga terjadi di Jawa Barat, salah satu provinsi dengan kompleksitas keamanan tinggi. Komjen Rudi Setiawan digantikan oleh Irjen Pipit Rismanto, yang sebelumnya memimpin Polda Kalimantan Barat. Posisi yang ditinggalkan Pipit kemudian diisi oleh Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar. Sementara itu, Kalimantan Utara kini dipimpin oleh Irjen Agus Wijayanto, dan Papua Barat Daya dipercayakan kepada Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru, menggantikan Brigjen Gatot Haribowo.
Di tingkat korps, Irjen Wibowo dipercaya menduduki jabatan Kakorlantas Polri, menggantikan Irjen Agus Suryonugroho. Posisi ini krusial mengingat peran Korlantas dalam mengelola lalu lintas dan keselamatan jalan di seluruh Indonesia, yang kerap menjadi sorotan publik.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan mekanisme organisasi yang lazim. โPelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,โ ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7). Isir menambahkan bahwa rotasi ini juga bertujuan memperkuat pelaksanaan tugas di tingkat pusat maupun kewilayahan, sekaligus sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia.
Bagi Indonesia, mutasi ini memiliki implikasi langsung terhadap pelayanan publik dan keamanan di daerah-daerah yang mengalami pergantian pimpinan. Provinsi seperti Aceh dan Jawa Barat memiliki tantangan keamanan yang khas, mulai dari konflik horizontal hingga kerawanan lalu lintas. Dengan figur baru seperti Irjen Ruddi Setiawan dan Irjen Pipit Rismanto, publik berharap terjadi peningkatan kualitas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat. Sementara itu, pergantian di Kakorlantas diharapkan mampu membawa inovasi dalam manajemen lalu lintas yang selama ini menjadi keluhan warga kota besar.
Ke depan, para pejabat baru dihadapkan pada tugas berat untuk melanjutkan program yang sudah berjalan, sekaligus beradaptasi dengan dinamika lokal. Pertanyaan yang muncul adalah: mampukah mereka membawa perubahan signifikan di tengah ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap institusi Polri?



