Prabowo dan Modi Sepakati Kerja Sama Rudal Jarak Jauh, Perkuat Poros Maritim
Baca dalam 60 detik
- Indonesia dan India menandatangani kesepakatan kerja sama sistem rudal BrahMos, menandai loncatan signifikan dalam hubungan pertahanan kedua negara.
- Kesepakatan ini mencakup transfer teknologi rudal udara-ke-udara dan memperkuat posisi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
- Kerja sama di bidang mineral kritis dan baja nirkarat membuka peluang investasi baru, memperdalam interdependensi ekonomi kedua negara demokrasi terbesar di Asia.

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menyepakati pengadaan sistem rudal jarak jauh BrahMos dalam pertemuan bilateral di Jakarta, Selasa (7/7). Kesepakatan ini menjadi puncak kunjungan kenegaraan Modi selama tiga hari, sekaligus menandai babak baru kerja sama pertahanan antara dua negara demokrasi terbesar di Asia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, mengumumkan melalui platform X bahwa kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman untuk kerja sama sistem BrahMos. Selain itu, disepakati pula kerja sama rudal udara-ke-udara yang disebut Jaiswal dapat meningkatkan kolaborasi teknologi dan kapabilitas pertahanan. Meski demikian, detail teknis dan nilai kontrak tidak diungkapkan ke publik. Juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Modi menekankan bahwa kerja sama ini mencerminkan "kepercayaan yang tumbuh" antara Jakarta dan New Delhi. Dalam pernyataan kepada wartawan, ia menyebutkan bahwa kedua negara sepakat memperkuat pertukaran di bidang pertahanan, penanggulangan bencana, dan kerja sama industri. Penjaga pantai kedua negara juga akan berkolaborasi dalam keselamatan dan keamanan maritim di Samudra Hindia, kawasan yang selama ini menjadi perhatian bersama.
Di luar sektor pertahanan, Prabowo dan Modi membahas peningkatan perdagangan bilateral dan percepatan negosiasi perjanjian perdagangan preferensial. Kerja sama di bidang mineral kritisโyang dimiliki Indonesia dalam jumlah melimpahโmenjadi sorotan. Modi mengumumkan kemitraan baru antara perusahaan kedua negara di bidang baja nirkarat dan magnet tanah jarang. "Kemitraan baru antara perusahaan-perusahaan kita dimulai di bidang baja nirkarat dan magnet tanah jarang," ujar Modi.
Prabowo menegaskan bahwa kerja sama ekonomi merupakan salah satu pilar utama hubungan bilateral. Indonesia dan India juga menyambut baik upaya restorasi Candi Prambanan, situs warisan dunia UNESCO di Yogyakarta, yang rencananya akan dikunjungi bersama pada Rabu (8/7).
Kunjungan Modi ke Indonesia merupakan bagian dari tur regional yang juga mencakup Australia dan Selandia Baru. Bagi Indonesia, kesepakatan rudal ini tidak hanya memperkuat postur pertahanan, tetapi juga menempatkan Jakarta sebagai mitra strategis India di kawasan Indo-Pasifik. Pertanyaannya, bagaimana keseimbangan kekuatan regional akan berubah ketika dua demokrasi besar ini semakin erat dalam lingkar pertahanan dan ekonomi?



