Antonelli Gila: Pole dan Sprint Win di Silverstone, Russell Terpuruk
Baca dalam 60 detik
- Kimi Antonelli merebut pole position British GP setelah sebelumnya menang sprint race, memperlebar jarak dengan George Russell.
- Russell hanya finis keempat setelah mengalami insiden di kualifikasi, sementara Leclerc dan Hamilton menguntit Antonelli.
- Dominasi Mercedes di kualifikasi sempurna dengan pole di sembilan seri, namun tekanan Ferrari di balapan utama diprediksi berat.

Kimi Antonelli seolah tak terbendung di Sirkuit Silverstone. Pebalap Mercedes asal Italia itu sukses merebut pole position untuk Grand Prix Inggris, Sabtu (4/7), setelah sebelumnya memenangi sprint race. Hasil ini sekaligus memperlebar jarak poin dengan rival terdekatnya, George Russell, yang justru tampil inkonsisten.
Antonelli mencatat waktu tercepat 1 menit 28,111 detik di sesi kualifikasi yang diwarnai angin kencang dan tak terduga. Ia unggul 0,175 detik dari Charles Leclerc (Ferrari) yang start di posisi kedua, sementara Lewis Hamilton (Ferrari) melengkapi baris depan di posisi ketiga. Russell, yang sempat diunggulkan sebagai kandidat juara, hanya mampu start keempat setelah mengalami insiden di Q1.
Bagi Antonelli, pencapaian ini menjadi bukti konsistensi di musim keduanya. Sejak memenangi lima balapan beruntun sebelum akhirnya dihentikan Hamilton di Spanyol, ia tampil dominan di Silverstoneโsirkuit yang menjadi kandang bagi Russell dan Hamilton. "Lap yang sangat rapi, saya bisa menyatukan semuanya," ujar Antonelli seusai kualifikasi. Ia juga mengakui angin menjadi tantangan tersendiri.
Di sisi lain, Russell menjalani akhir pekan yang sulit. Ia kehilangan kendali di tikungan Luffield pada Q1, menghantam pembatas dan merusak sayap depan mobilnya. Meski bisa kembali ke pit dan melanjutkan sesi, ia gagal memperbaiki catatan waktu di Q3. "Saya tidak pernah mengalami hal seperti itu sepanjang karier," kata Russell. Insiden ini membuat peluangnya meraih kemenangan perdana di kandang sendiri semakin tipis.
Leclerc, yang start kedua, mengaku senang bisa kembali kompetitif setelah beberapa balapan terakhir kesulitan. "Ada banyak kerja di belakang layar untuk mengembalikan perasaan itu. Ini pertama kalinya saya merasakannya lagi," ujarnya. Sementara Hamilton, yang sudah sembilan kali menang di Silverstone, harus puas start ketiga.
Di belakang mereka, Isack Hadjar (Red Bull) start kelima, diikuti Lando Norris (McLaren) dan Max Verstappen (Red Bull) yang start ketujuh. Verstappen, juara dunia empat kali, tampak kesulitan menemukan kecepatan. Sementara itu, pebalap rookie Arvid Lindblad (Racing Bulls) sukses menembus 10 besar di debut kandangnya.
Balapan utama Minggu (5/7) diprediksi berlangsung ketat. Antonelli mengakui Ferrari bisa menjadi ancaman serius, terutama jika Leclerc dan Hamilton bekerja sama. "Pace mereka bagus, tapi kami kuat di sprint. Semoga bisa bertahan besok," katanya. Dengan dukungan penuh dari tribun yang dipenuhi penggemar, Antonelli berpeluang memperkuat posisinya di puncak klasemen. Namun, pertanyaan besarnya: mampukah ia menahan gempuran Ferrari yang mulai menemukan kembali performa terbaiknya?



