Irjen Wibowo Resmi Pimpin Korlantas: Karier Panjang di Lalu Lintas Jadi Modal
Baca dalam 60 detik
- Kapolri melantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas baru, menggantikan Irjen Agus Suryonugroho yang memasuki masa pensiun.
- Wibowo bukan wajah baru di Korlantas; sebelumnya ia menjabat Dirregident dan memiliki pengalaman luas di bidang lalu lintas sejak 2003.
- Rotasi ini merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi Polri, menurut Kadiv Humas.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Inspektur Jenderal Wibowo sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, menggantikan Irjen Agus Suryonugroho yang akan memasuki masa pensiun. Pelantikan berlangsung di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7), bersamaan dengan serah terima jabatan sejumlah pejabat utama dan enam kapolda.
Keputusan ini bukanlah kejutan. Wibowo, alumnus Akademi Kepolisian angkatan 1996, telah malang melintang di bidang lalu lintas selama lebih dari dua dekade. Sebelum didapuk sebagai Kakorlantas, ia menjabat sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) di Korlantas Polri. Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi.
Jejak karier Wibowo di lalu lintas dimulai pada 2003 saat ia menjadi Kasat Lantas Polres Serang. Setahun kemudian, ia menjabat Kapolsek Bojonegara sebelum kembali ke bidang lalu lintas di Polda Jambi sebagai Kasi Gas Subdit Gakkum pada 2005. Dua tahun berselang, ia dipercaya sebagai Kasubbag Renmin Ditlantas Polda Jambi. Meski sempat dirotasi ke posisi operasional, pada 2012 ia kembali ke Ditlantas sebagai Kasubditregident.
Kariernya terus menanjak. Pada 2018, ia menjadi Wadirlantas Polda Banten, lalu Dirlantas Polda Banten pada 2019, dan Dirlantas Polda Sumut pada 2020. Setelah menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Kamsel Korlantas pada 2021, ia dipercaya memimpin Polres Metro Jakarta Utara pada 2022. Puncaknya, ia menjadi Dirlantas Polda Jabar pada 2023, lalu Wakapolda Jabar pada 2024, sebelum akhirnya kembali ke Korlantas sebagai Dirregident.
Pengalaman Wibowo yang nyaris seluruhnya di bidang lalu lintas dinilai sebagai modal penting untuk memimpin Korlantas. Ia dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti peningkatan kecelakaan lalu lintas, kemacetan di kota besar, dan digitalisasi layanan registrasi kendaraan. Dengan latar belakangnya sebagai Dirregident, ia diharapkan mampu mendorong inovasi dalam sistem administrasi lalu lintas.
Rotasi ini juga menandai regenerasi di tubuh Polri. Agus Suryonugroho, yang sebelumnya menjabat Kakorlantas, memasuki masa pensiun setelah mengemban tugas sejak 2023. Penggantian ini diharapkan membawa perspektif baru dalam pengelolaan lalu lintas nasional, terutama dalam menghadapi era kendaraan listrik dan smart city.
Ke depan, publik akan mengamati bagaimana Wibowo menerjemahkan pengalamannya ke dalam kebijakan konkret. Akankah ia mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan? Atau justru fokus pada reformasi birokrasi di internal Korlantas? Hanya waktu yang akan menjawab.



