Arsenal Siapkan Dana Besar untuk Morgan Rogers, Trossard Segera Hengkang
Baca dalam 60 detik
- Arsenal telah menyepakati transfer Leandro Trossard ke Besiktas senilai €20 juta, dan kini fokus mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa.
- Aston Villa membanderol Rogers dengan harga £130 juta, yang akan menjadikannya pembelian termahal ketiga dalam sejarah sepak bola.
- Meski harga selangit, performa Rogers musim lalu (10 gol, 7 assist di Premier League) dianggap sepadan, namun minim pengalaman di level tertinggi.

Arsenal tengah menggencarkan upaya untuk mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa setelah kepastian hengkangnya Leandro Trossard ke Besiktas. Klub asal London utara itu dikabarkan telah menyetujui paket transfer senilai €20 juta (sekitar £17 juta) untuk pemain sayap Belgia tersebut, dan kini menjadikan Rogers sebagai target utama Mikel Arteta untuk memperkuat lini depan.
Menurut laporan Fabrizio Romano, Besiktas telah mencapai kesepakatan dengan Arsenal dan akan mengirimkan perwakilan ke Amerika Serikat untuk menegosiasikan kontrak pribadi dengan Trossard, yang saat ini tengah membela Belgia di Piala Dunia 2026. Keputusan akhir Trossard akan diambil setelah turnamen usai. Selama Piala Duni, ia mencatatkan dua gol dan dua assist dalam empat pertandingan, menunjukkan performa yang menarik perhatian.
Dengan kepergian Trossard, Arsenal membutuhkan pengganti yang serbabisa. Rogers, yang mampu bermain di sisi kiri maupun sebagai penyerang tengah, dinilai sebagai opsi ideal. Namun, Aston Villa mematok harga selangit: £130 juta. Angka tersebut akan memecahkan rekor transfer Arsenal yang saat ini dipegang Declan Rice (£105 juta), sekaligus menjadikan Rogers sebagai pemain termahal ketiga sepanjang sejarah setelah Neymar (£200 juta) dan Kylian Mbappe (£165 juta).
Mikel Arteta disebut-sebut menjadikan Rogers sebagai target impiannya. Pelatih asal Spanyol itu ingin meningkatkan kualitas lini depan musim panas ini, dan pengganti Trossard menjadi prioritas utama. Untuk mendanai transfer besar ini, Arsenal juga bersedia melepas Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus, yang kabarnya sudah masuk daftar jual. Kedua pemain asal Brasil itu diharapkan bisa mendatangkan dana segar.
Mantan pemain Manchester City, Micah Richards, memuji fleksibilitas Rogers. "Dulu dia semacam striker, tapi sekarang lebih seperti gelandang tengah atau nomor 10 yang mengatur permainan. Dia luar biasa ditonton. Semua yang baik dari Villa saat ini berasal darinya," ujar Richards. Rogers sendiri mengaku tidak terpengaruh dengan banderol mahal. "Saya tidak yakin saya senilai itu. Tentu senang mendengarnya, tapi saya tidak membiarkan kebisingan luar mengendalikan saya. Saya hanya akan tetap fokus dan terus menjadi diri sendiri," katanya.
Meski statistik Rogers musim lalu lebih baik dari Trossard—10 gol dan 7 assist berbanding 6 gol dan 6 assist—pengalamannya di level tertinggi masih terbatas. Ia baru tampil 12 kali di Liga Champions, berbeda dengan Neymar dan Mbappe yang sudah membuktikan diri sebelum pindah dengan harga fantastis. Arsenal pun perlu berpikir dua kali sebelum mengeluarkan dana sebesar itu untuk pemain yang belum teruji di panggung terbesar.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Jika Rogers jadi direkrut, ia akan menjadi salah satu pemain termahal yang pernah bermain di Premier League, dan tentu akan menambah daya saing Arsenal dalam perburuan gelar musim depan. Namun, pertanyaan besarnya: apakah harga £130 juta sepadan dengan potensi yang dimiliki Rogers, atau justru menjadi beban ekspektasi yang terlalu berat?



