Pertarungan Dramatis Inggris vs DR Congo: 16,3 Juta Pasang Mata dan Dilema Anak Sekolah
Baca dalam 60 detik
- Laga Inggris vs DR Congo di Piala Dunia mencatat rekor penonton BBC sepanjang tahun ini dengan puncak 16,3 juta pemirsa.
- Harry Kane menjadi pahlawan dengan dua gol di 15 menit akhir, membalikkan ketertinggalan dan mengantar Inggris ke babak 16 besar.
- Jadwal dini hari melawan Meksiko memicu perdebatan orang tua di Inggris, sementara pelatih Thomas Tuchel mendukung anak-anak untuk menonton.

Sebanyak 16,3 juta pemirsa menyaksikan momen dramatis ketika Inggris membalikkan keadaan melawan Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia, menjadikan laga tersebut sebagai siaran paling banyak ditonton BBC sepanjang tahun ini. Angka itu melampaui rekor sebelumnya dan menegaskan daya tarik turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (17.00 BST) itu rata-rata ditonton 14 juta orang melalui televisi BBC, sementara platform digital BBC iPlayer serta situs dan aplikasi BBC Sport mencatat 10,4 juta streaming tambahan. Secara global, halaman liputan langsung dibuka lebih dari 20 juta kali, termasuk 14 juta dari Inggris—menjadikannya hari terbesar bagi BBC Sport sejak Piala Dunia terakhir.
Harry Kane menjadi pahlawan dengan dua gol di 15 menit akhir pertandingan, setelah DR Congo unggul lebih dulu pada menit ketujuh. Kemenangan ini membawa Inggris lolos ke babak 16 besar dan akan berhadapan dengan Meksiko di Estadio Azteca, Mexico City, pada Senin mendatang.
Laga melawan Meksiko menjadi pertandingan pertama Inggris yang digelar pada dini hari bagi pemirsa di Inggris, yaitu pukul 01.00 BST. Hal ini memicu perdebatan di kalangan orang tua, terutama karena pertandingan jatuh pada malam sekolah. Pelatih Inggris Thomas Tuchel justru mendorong anak-anak untuk tetap menonton. “Buatlah alasan untuk sekolah dan biarkan mereka menonton. Ada banyak hari sekolah, tetapi Piala Dunia hanya setiap empat tahun. Biarkan mereka menonton,” ujarnya.
Fenomena ini mengingatkan pada kebiasaan masyarakat Indonesia yang juga kerap begadang demi menyaksikan laga Piala Dunia, terutama saat pertandingan tim favorit atau tim nasional. Bagi penggemar sepak bola di Tanah Air, jadwal dini hari bukanlah halangan—bahkan menjadi tradisi yang memperkuat ikatan sosial. Namun, perbedaan zona waktu sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pelajar dan pekerja.
Direktur Olahraga BBC, Alex Kay-Jelski, menyebut angka penonton yang luar biasa ini membuktikan bahwa BBC menjadi tempat berkumpulnya bangsa untuk momen olahraga terbesar. “Kami bangga dapat menghadirkan momen-momen penting bagi penonton di mana pun dan bagaimana pun mereka mengikuti turnamen,” katanya. Selama fase grup, Piala Dunia menyumbang lebih dari sepertiga (34%) dari total jam streaming di BBC iPlayer. Podcast visual Football Daily juga menjadi hit dengan lebih dari dua juta streaming, sementara BBC Sport mencatat 889 juta tampilan video di media sosial.
Dengan performa impresif dan dukungan publik yang masif, Inggris kini bersiap menghadapi Meksiko. Akankah dini hari menjadi berkah atau kutukan bagi The Three Lions? Satu hal pasti: animo penonton diperkirakan akan kembali memecahkan rekor.



