Comeback Gilang: Tielemans Bawa Belgia ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Belgia menang dramatis 3-2 atas Senegal setelah tertinggal 0-2 hingga menit ke-85, berkat gol Romelu Lukaku dan dwigol Youri Tielemans.
- Kemenangan ini mengantarkan Belgia ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sekaligus mengulang comeback serupa saat melawan Jepang di edisi 2018.
- Senegal harus pulang lebih awal meski tampil dominan, dengan Ismaila Sarr dan Habib Diarra sempat membawa mereka unggul dua gol.

Youri Tielemans menjadi pahlawan Belgia setelah mencetak dwigol, termasuk penalti di menit akhir perpanjangan waktu, membawa timnya membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2 atas Senegal di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Seattle ini menyajikan drama luar biasa, di mana Belgia nyaris tersingkir sebelum akhirnya memastikan tempat di babak berikutnya.
Senegal memulai pertandingan dengan agresif. Sadio Mane dan Iliman Ndiaye menjadi momok bagi pertahanan Belgia lewat serangan sayap. Tekanan itu nyaris berbuah gol ketika Thibaut Courtois hanya mampu memblok tendangan Ismail Jakobs, namun Ismaila Sarr gagal memanfaatkan bola muntah setelah tembakannya membentur tiang. Namun, pada menit ke-25, Senegal akhirnya memecah kebuntuan. Mane mengirim umpan silang yang disambut Sarr, dan Habib Diarra menjadi yang tercepat untuk menyambar bola rebound.
Setelah turun minum, Senegal menggandakan keunggulan. Bek tengah Moussa Niakhate meluncurkan umpan panjang akurat yang dituntaskan Sarr dengan kontrol dada dan tendangan keras melewati Courtois. Pada titik itu, Belgia tampak kehabisan akal. Namun, pelatih Roberto Martinez melakukan perubahan dengan memasukkan Thomas Meunier dan Romelu Lukaku. Pada menit ke-86, Meunier dan Lukaku bekerja sama untuk memperkecil ketertinggalan. Tiga menit kemudian, Tielemans menyundul umpan silang Leandro Trossard untuk menyamakan kedudukan, memicu euforia di kubu Belgia.
Pertandingan memasuki perpanjangan waktu dengan skor 2-2. Kedua tim saling menekan, namun peluang tercipta di menit akhir ketika Tielemans dilanggar di kotak penalti. Wasit memutuskan meninjau VAR dan memberikan hadiah penalti. Tielemans maju sebagai eksekutor dan menuntaskannya dengan tenang, memastikan kemenangan dramatis bagi Belgia. Senegal harus pulang dengan kekecewaan mendalam setelah tampil impresif sepanjang laga.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena memperlihatkan betapa tipisnya batas antara kemenangan dan kekalahan di turnamen sebesar Piala Dunia. Mentalitas pantang menyerah Belgia bisa menjadi pelajaran berharga bagi timnas Indonesia yang tengah berjuang meningkatkan kualitas. Selain itu, kehadiran pemain diaspora Senegal di berbagai liga Eropa juga mengingatkan pada potensi pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri.
Belgia selanjutnya akan menghadapi tuan rumah Amerika Serikat atau Bosnia dan Herzegovina pada 6 Juli. Dengan momentum positif setelah comeback heroik ini, mereka berpeluang melaju lebih jauh. Namun, konsistensi pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika ingin bersaing dengan tim-tim besar lainnya.



