Undian Champions Cup Rugbi: Northampton dan Bath Masuk Grup Neraka
Baca dalam 60 detik
- Northampton dan Bath tergabung dalam satu grup bersama Bulls dan Montpellier di Champions Cup musim depan.
- Bristol akan bersua Bordeaux-Begles lagi di Pool Three, sementara Leinster dan Leicester saling berhadapan di Pool One.
- Musim kompetisi dimulai lebih awal pada Oktober 2025, dengan final di Lyon pada Mei 2026.

Northampton Saints dan Bath Rugby, dua klub yang mendominasi liga Inggris dalam tiga musim terakhir, harus menerima kenyataan pahit setelah undian Champions Cup musim depan menempatkan mereka di grup yang sangat berat. Kedua tim akan bersaing di Pool Four bersama Bulls asal Pretoria dan Montpellier, runner-up Top 14 Prancis.
Bulls, yang baru saja kalah di final United Rugby Championship (URC) dari Leinster pada Juni lalu, dikenal sebagai tim fisik dengan lini depan tangguh. Sementara Montpellier, meski kalah dari Toulouse di final liga Prancis, tetap menjadi ancaman serius dengan skuad bertabur bintang. Bergabung pula Stade Francais, semifinalis Top 14, dan Cardiff, tim Wales dengan peringkat tertinggi di URC. Komposisi ini menjadikan Pool Four sebagai grup paling seimbang dan sulit diprediksi.
Di Pool Three, Bristol Bears kembali dipertemukan dengan juara bertahan Bordeaux-Begles. Pertemuan sebelumnya pada Januari lalu di Ashton Gate berakhir dengan kemenangan tipis tim Prancis. Kini Bristol harus berbagi grup dengan Gloucester dan Munster, dua tim yang tidak bisa diremehkan. Sementara itu, Pool One mempertemukan Leinster, Leicester Tigers, Sale Sharks, dan Glasgow Warriors—kombinasi kekuatan dari Irlandia, Inggris, dan Skotlandia.
Pool Two menjadi ajang pembuktian bagi Toulouse, yang baru saja meraih gelar keempat berturut-turut di Prancis. Mereka akan berhadapan dengan Saracens, Exeter Chiefs, dan Connacht. Pertandingan antara Toulouse dan Saracens diprediksi menjadi salah satu laga paling dinantikan di babak penyisihan.
Untuk kompetisi lapis kedua, Challenge Cup, Harlequins masuk dalam grup bersama Toulon—tiga kali juara Champions Cup—serta Edinburgh dan Ospreys. Newcastle Falcons bergabung dengan Scarlets, Benetton, dan Sharks di Pool Two. Sementara Ulster akan menghadapi Bayonne, Perpignan, dan Dragons di Pool Three.
Perubahan format juga terjadi musim ini. Setiap tim hanya memainkan empat pertandingan di babak penyisihan, melawan lawan dari luar liga domestik mereka. Tiga besar setiap pool otomatis lolos, dengan dua teratas mendapat keuntungan kandang di babak 16 besar. Empat slot tersisa diisi oleh tim dengan poin tertinggi dari seluruh pool. Sistem ini diharapkan meningkatkan persaingan dan mengurangi laga yang tidak berarti.
Jadwal pertandingan, yang akan menentukan keuntungan kandang krusial, baru akan diumumkan akhir bulan ini. Musim depan dimulai lebih awal, dengan laga perdana pada akhir pekan 16-18 Oktober 2025. Puncak kompetisi akan digelar di Lyon, Prancis, pada akhir pekan Mei 2026.
Bagi penggemar rugbi di Indonesia, undian ini menegaskan bahwa persaingan antarklub Eropa dan Afrika Selatan semakin ketat. Dengan masuknya Bulls dan Montpellier ke grup berat, pertanyaan besarnya: mampukah Northampton atau Bath mempertahankan dominasi domestik mereka di panggung Eropa?



