IPO RANS Diskon Rp170 per Saham, Raffi Ahmad Siap Raup Dana Rp429 Miliar
Baca dalam 60 detik
- PT Rans Entertainment Indonesia mematok harga IPO Rp170 per saham, tertinggi dalam bookbuilding, dengan target dana segar Rp429,25 miliar.
- Sebanyak 37,61% dana IPO akan digunakan untuk menggelar 16 konser musik, sementara 19,8% dialokasikan untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
- Setelah IPO, kepemilikan Raffi Ahmad terdilusi dari 78,68% menjadi 62,93%, sementara Kaesang Pangarep dan Dony Oskaria ikut terdampak.

PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), perusahaan milik artis Raffi Ahmad, akan memulai masa penawaran umum perdana (IPO) pada Rabu (1/6/2026) dengan harga saham Rp170, batas atas dari rentang bookbuilding. Langkah ini membuka peluang bagi investor ritel untuk ikut serta dalam ekspansi bisnis hiburan yang selama ini identik dengan nama besar Raffi.
Berdasarkan prospektus ringkas terbaru, RANS akan melepas 2,52 miliar saham atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga tersebut, perseroan membidik dana segar Rp429,25 miliar. Proses penjatahan dijadwalkan pada 8 Juli 2026, dan saham RANS akan resmi melantai di bursa dua hari kemudian.
Mayoritas dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis hiburan secara agresif. Sebanyak 37,61% dana akan digunakan untuk belanja operasional, termasuk penyelenggaraan hingga 16 konser musik lokal dan internasional. Sementara itu, 19,8% dana akan digunakan untuk mengakuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia, pemilik merek Slavina, yang merupakan bagian dari bisnis kosmetik istri Raffi, Nagita Slavina.
Selain itu, 18,64% dana IPO akan dialokasikan untuk pembangunan wahana bermain edukatif Cipungland di sembilan titik lokasi. RANS juga berencana menggunakan 8,15% dana untuk membentuk perusahaan teknologi AI bersama PT Feedloop Global Teknologi, serta 6,98% untuk pelunasan dipercepat fasilitas kredit investasi di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sisanya akan dipakai untuk pengembangan produk makanan dan minuman di bawah merek RNS.
Struktur kepemilikan RANS sebelum IPO didominasi oleh Raffi Ahmad dengan 78,68% saham. Pemegang saham lain termasuk PT Indonesia Entertainmen Grup (9,04%), anak usaha PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (0,76%) milik Pieter Tanuri. Nama-nama publik lain yang turut menjadi pemegang saham antara lain Kepala Badan Pengatur BUMN sekaligus COO BPI Danantara Dony Oskaria (3,42%), Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono (1,43%), Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (1,14%), dan Nagita Slavina (1,24%).
Setelah IPO, kepemilikan para pemegang saham akan terdilusi. Raffi Ahmad tetap menjadi pengendali dengan 62,93%, disusul Indonesia Entertainmen Grup (7,23%), Dony Oskaria (2,74%), dan Kaesang Pangarep (0,91%).
Bagi investor Indonesia, IPO RANS menawarkan peluang untuk memiliki saham perusahaan yang mengelola ekosistem hiburan dari konser hingga taman bermain, dengan figur publik sebagai motor utama. Namun, valuasi di harga Rp170 perlu dicermati mengingat prospek bisnis hiburan pasca-pandemi yang kompetitif. Ke depan, kemampuan RANS merealisasikan rencana ekspansi dan menghasilkan laba akan menjadi ujian bagi kepercayaan pasar.



