Menanti Regulasi California, XRP Bertahan di $1,04: Pertaruhan di Level Psikologis
Baca dalam 60 detik
- Harga XRP stagnan di kisaran $1,04 menjelang tenggat lisensi California Digital Financial Assets Law (DFAL) pada 1 Juli 2026, yang dinilai sebagai langkah menuju kepastian regulasi di pasar AS.
- Tekanan bearish diperkuat oleh pelemahan Bitcoin dan sentimen pasar yang ekstrem, ditambah dengan breakdown support $1,06 yang mengubah level tersebut menjadi resistance baru.
- Level $1,00 menjadi medan pertempuran krusial; jika bertahan, XRP berpotensi rebound ke $1,08โ$1,10, namun jika jebol, target berikutnya adalah $0,80.

Harga Ripple (XRP) bergerak sideways di level $1,04 dalam 24 jam terakhir, mencerminkan sikap wait-and-see pelaku pasar menjelang tenggat kepatuhan regulasi di California yang jatuh pada 1 Juli 2026. Berdasarkan Digital Financial Assets Law (DFAL), perusahaan kripto termasuk Ripple wajib mengajukan lisensi untuk tetap beroperasi di negara bagian tersebut selama proses review berlangsung.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal netral-positif bagi XRP karena menunjukkan adanya progres menuju kepatuhan regulasi yang lebih jelas di salah satu pasar terbesar AS. Namun, dampak operasionalnya masih tergantung pada hasil persetujuan lisensi. Sementara itu, pergerakan XRP sejalan dengan penurunan Bitcoin sebesar 1,36% di periode yang sama, dengan total kapitalisasi pasar kripto terkoreksi 1,13% dan sentimen pasar berada di zona โExtreme Fearโ.
Dalam kondisi seperti ini, modal cenderung bergerak defensif. Altcoin berbeta tinggi seperti XRP kesulitan menarik aliran dana tanpa adanya katalis spesifik. Analis menilai pelemahan XRP saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen makro dan kelemahan Bitcoin, bukan karena faktor negatif baru yang spesifik terhadap aset digital tersebut.
Dari sisi teknikal, breakdown support $1,06 mengonfirmasi tren bearish yang berkelanjutan. Meskipun pengurangan leverage spekulatif mengurangi risiko likuidasi berantai di masa depan, level support yang jebol kini berfungsi sebagai plafon bagi setiap potensi rebound. Para trader kini mengamati dengan saksama pergerakan harga di sekitar level psikologis $1,00.
Katalis potensial untuk rebound bisa datang dari voting validator yang sedang berlangsung untuk XRPL Lending Protocol (XLS-65/66), yang bertujuan memperkenalkan pasar kredit asli di jaringan XRP. Jika XRP mampu bertahan di atas $1,00, peluang untuk menguji resistance $1,08โ$1,10 terbuka. Namun, jika level tersebut jebol, jalur menuju zona support berikutnya di sekitar $0,80 akan terbuka lebar.
Bagi investor di Indonesia, perkembangan regulasi di California menjadi indikator penting mengingat tren adopsi aset digital di Tanah Air juga semakin meningkat. Kepastian regulasi di pasar utama AS sering kali menjadi acuan bagi regulator di negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam merumuskan kebijakan kripto ke depan. Oleh karena itu, hasil dari proses lisensi DFAL ini patut dicermati oleh para pelaku pasar domestik.
Pertanyaan yang kini mengemuka: mampukah XRP bertahan di level $1,00 dan membalikkan tren bearish, atau justru akan terperosok lebih dalam? Jawabannya akan sangat bergantung pada penutupan candle mingguan relatif terhadap level tersebut serta perkembangan voting amandemen protokol XRPL.



