Ethereum Tembus US$1.610 Setelah SharpLink Gaming Kembali Borong ETH
Baca dalam 60 detik
- SharpLink Gaming membeli 39.196 ETH senilai US$62,4 juta dalam tiga hari, mengakhiri jeda akumulasi delapan bulan.
- Pembelian korporasi ini memicu lonjakan volume perdagangan Ethereum 94% dan mendorong harga keluar dari zona oversold.
- Meski ada katalis positif, arus keluar ETF dan sentimen 'Extreme Fear' masih membayangi prospek jangka pendek Ethereum.

Ethereum (ETH) berhasil menembus level psikologis US$1.610 pada akhir pekan lalu, didorong oleh aksi borong besar-besaran dari perusahaan publik SharpLink Gaming yang kembali mengakumulasi aset kripto setelah delapan bulan vakum.
Harga ETH tercatat naik 3,26 persen dalam 24 jam, melampaui kenaikan pasar kripto secara umum yang hanya 1,86 persen. Pemicu utamanya adalah pembelian 39.196 ETH senilai sekitar US$62,4 juta oleh SharpLink Gaming yang berlangsung selama tiga hari hingga 29 Juni. Langkah ini menandai berakhirnya jeda akumulasi yang berlangsung sejak Oktober tahun lalu.
Menurut analis pasar kripto, aksi korporasi ini menjadi katalis sisi permintaan yang jelas di tengah lemahnya aliran dana masuk ETF Ethereum. "Pembelian oleh perusahaan publik yang tercatat memberikan sinyal kepercayaan bahwa harga saat ini dianggap sebagai zona akumulasi yang menarik," ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya. Sentimen sosial juga berbalik sedikit bullish dengan skor bersih 4,91 dari 10.
Dari sisi teknikal, Ethereum mengalami reli dari level yang sangat oversold. Indikator RSI14 berada di angka 31,66, menunjukkan tekanan jual yang berlebihan. Lonjakan volume perdagangan yang mencapai 94,43 persen mengonfirmasi kekuatan pergerakan ini. Namun, para trader mengingatkan bahwa kenaikan ini masih bersifat relief bounce dalam tren bearish jangka panjang. Hambatan teknis terdekat ada di level Fibonacci retracement 78,6 persen, yaitu US$1.619,42. Jika berhasil ditembus, ETH berpotensi menguji rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar US$1.716.
Bagi investor di Indonesia, pergerakan Ethereum ini menjadi perhatian mengingat tingginya minat masyarakat terhadap aset kripto. Meski regulator masih membatasi akses perdagangan aset digital, volatilitas ETH tetap menjadi daya tarik bagi trader lokal. Namun, perlu diingat bahwa kondisi makro masih diwarnai arus keluar ETF dan sentimen "Extreme Fear" yang dapat membatasi kenaikan lebih lanjut.
Ke depan, pasar menanti rencana peningkatan jaringan "Glamsterdam" pada kuartal ketiga 2026 yang bisa menjadi katalis fundamental. Namun, untuk jangka pendek, penutupan harian di atas US$1.619 akan menjadi konfirmasi momentum bullish, sementara penolakan dapat mengirim harga kembali ke support US$1.550. Pertanyaannya, akankah aksi korporasi ini cukup untuk mengubah tren bearish yang sudah berlangsung berbulan-bulan?



