Bursa Gelandang Memanas: Everton Siap Caplok Shea Charles, Southampton Pasang Harga Rp600 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Everton masuk dalam perburuan gelandang Southampton Shea Charles, bersaing dengan Leeds United yang sudah dua kali ditolak tawaran di atas ยฃ20 juta.
- Southampton bersikukuh membanderol pemain timnas Irlandia Utara itu sebesar ยฃ30 juta, angka yang dinilai terlalu tinggi untuk pemain tanpa pengalaman Premier League.
- Kedatangan Charles diyakini menjadi suksesi jangka panjang bagi Idrissa Gueye yang kontraknya habis akhir Juni, sekaligus memperkuat lini tengah Everton.

Persaingan merebut gelandang muda Southampton, Shea Charles, kian memanas setelah Everton resmi ikut dalam perburuan. Klub asal Merseyside itu dikabarkan telah menghubungi Southampton untuk menanyakan kemungkinan transfer pemain berusia 22 tahun tersebut, yang juga menjadi target utama Leeds United.
Southampton, yang gagal promosi ke Premier League musim lalu setelah tersingkir dramatis dari play-off akibat skandal 'Spygate', kini bersiap melepas sejumlah pemain kuncinya. Charles, yang tampil dalam 38 pertandingan di semua kompetisi musim lalu, termasuk mencetak gol kemenangan saat mengejutkan Arsenal di perempat final Piala FA, menjadi salah satu aset paling berharga yang siap dijual jika harga sesuai.
Leeds United disebut telah mengajukan dua tawaran di atas ยฃ20 juta (sekitar Rp400 miliar), namun keduanya ditolak oleh Southampton. Klub Championship itu bersikeras mempertahankan banderol ยฃ30 juta (sekitar Rp600 miliar) untuk pemain yang pernah dipinjamkan ke Sheffield Wednesday pada musim 2024-25 tersebut. Angka ini dinilai terlalu tinggi untuk pemain yang belum pernah merasakan atmosfer Premier League, meskipun ia telah mengoleksi 106 penampilan di Championship.
Ketertarikan Everton pada Charles tidak terlepas dari situasi kontrak Idrissa Gueye yang akan berakhir akhir Juni. Gelandang asal Senegal berusia 36 tahun itu masih menjadi starter reguler musim lalu dengan 25 penampilan di Premier League, namun usianya yang sudah uzur mendorong manajer David Moyes untuk mencari pengganti jangka panjang. Charles, yang memiliki profil defensif serupa dengan rata-rata tekel tinggi, dinilai sebagai kandidat ideal untuk mengisi posisi tersebut.
Menurut laporan Daily Mail, Everton telah melakukan pendekatan awal untuk merekrut Charles. Langkah ini menjadi ancaman serius bagi Leeds yang sudah lama memburu pemain tersebut. Manajer Leeds, Daniel Farke, masih terus menjalin komunikasi dengan Southampton, namun perbedaan harga menjadi kendala utama. Selain Charles, Everton juga dikaitkan dengan gelandang Fulham Sander Berge dan pemain terbaik Championship musim lalu, Hayden Hackney.
Bagi Southampton, kehilangan Charles tentu menjadi pukulan berat, terutama setelah ia menjadi motor permainan di lini tengah dan membawa tim hingga semifinal Piala FA. Namun, tawaran dari klub sekelas Everton yang stabil di Premier League sulit ditolak pemain. Jika transfer jadi terwujud, Charles akan menjadi bagian dari proyek Moyes yang tengah membangun tim untuk bersaing merebut tiket Eropa musim depan.
Dari perspektif Indonesia, persaingan transfer ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana klub Championship seperti Southampton mampu mematok harga tinggi untuk pemain muda potensial. Hal ini menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, bahwa investasi pada pemain muda dengan jam terbang tinggi di liga kompetitif bisa mendatangkan keuntungan besar. Namun, risiko kegagalan beradaptasi di level tertinggi juga harus diperhitungkan, seperti yang terlihat dari banderol Charles yang dianggap terlalu mahal oleh sebagian pengamat.
Ke depannya, keputusan Charles akan menjadi ujian apakah ia mampu membuktikan diri di Premier League atau justru menjadi pemain yang hanya bersinar di level Championship. Pertanyaan besarnya: mampukah Everton menebus harga ยฃ30 juta, atau Leeds akan kembali dengan tawaran yang lebih realistis?



