Arsenal Siapkan Dana Besar: Buru Bruno Guimaraes dan Prospek Masa Depan Mateus Fernandes
Baca dalam 60 detik
- Arsenal telah melakukan pendekatan awal untuk merekrut gelandang Newcastle Bruno Guimaraes dengan tawaran mendekati £60 juta, dan bersiap mengajukan bid £80 juta.
- Selain Guimaraes, Arsenal juga memantau Mateus Fernandes dari West Ham yang baru terdegradasi, dengan banderol £85 juta, meski Manchester United dan Tottenham lebih aktif.
- Data ScoutLab menunjukkan Fernandes memiliki profil statistik yang mirip dengan Guimaraes, terutama dalam duel dan progressive carry, menjadikannya investasi jangka panjang potensial.

Arsenal tidak hanya fokus memperkuat lini depan pada bursa transfer musim panas ini. Manajer Mikel Arteta dan direktur olahraga Andrea Berta juga mengincar tambahan amunisi di lini tengah, dengan dua nama utama: Bruno Guimaraes dari Newcastle United dan Mateus Fernandes dari West Ham United yang baru terdegradasi.
Menurut laporan jurnalis Ben Jacobs, Arsenal telah melakukan pembicaraan eksploratif untuk merekrut Guimaraes. Klub asal London utara itu disebut telah menyodorkan tawaran awal sekitar £60 juta, dan bersiap meningkatkan menjadi £80 juta. Meski negosiasi resmi antar klub belum dimulai, pemain asal Brasil itu dikabarkan telah memberikan lampu hijau kepada Arsenal untuk memproses transfer. Guimaraes, yang disebut rekan setimnya di tim nasional Gabriel Martinelli sebagai “salah satu gelandang terbaik dunia”, dianggap sebagai pemain siap pakai yang bisa membawa Arsenal ke level berikutnya.
Namun, Arsenal tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang. Klub juga menjajaki kemungkinan mendatangkan Mateus Fernandes, gelandang muda Portugal berusia 21 tahun yang membela West Ham musim lalu. Fernandes diperkirakan memiliki banderol sekitar £85 juta. Manchester United dan Tottenham Hotspur disebut lebih aktif dalam negosiasi, namun Arsenal, Real Madrid, dan PSG juga telah melakukan penjajakan awal.
Menariknya, data dari ScoutLab menunjukkan bahwa Fernandes adalah pemain dengan profil paling mirip ke-10 dengan Guimaraes di lima liga top Eropa musim lalu. Keduanya adalah gelandang agresif yang unggul dalam duel dan membawa bola ke depan. Fernandes bahkan mencatat progressive carry lebih tinggi (1,10 per laga) dibanding Guimaraes (0,90). Dengan usia yang masih 21 tahun, potensi perkembangannya dinilai sangat besar. “Dia adalah gelandang superstar,” ujar penulis sepak bola Joost van der Leij.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa transfer ini menarik dicermati karena menunjukkan bagaimana klub-klub top Eropa mulai berinvestasi pada pemain muda dengan profil statistik yang terukur. Jika Fernandes bergabung, ia bisa menjadi salah satu gelandang Portugal yang bersinar di Premier League, sejajar dengan nama-nama seperti Bruno Fernandes dan Vitinha. Namun, dengan harga £85 juta, risiko tetap ada mengingat usianya yang masih muda dan pengalaman terbatas di papan atas.
Arsenal juga dikaitkan dengan gelandang lain seperti Ayyoub Bouaddi (Lille) dan Alex Scott (Bournemouth). Situasi ini menunjukkan bahwa Arteta ingin membangun kedalaman skuad yang kompetitif untuk mempertahankan gelar juara Premier League. Pertanyaan besarnya: apakah Arsenal akan merekrut Guimaraes sebagai solusi jangka pendek, atau memilih Fernandes sebagai investasi masa depan? Atau mungkin keduanya?



