Tottenham Pecahkan Rekor Transfer: Datangkan Mateus Fernandes Rp1,7 Triliun dari West Ham
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur menggelontorkan dana £85 juta atau sekitar Rp1,7 triliun untuk merekrut gelandang Mateus Fernandes dari West Ham United, menjadikannya rekor transfer termahal klub.
- Fernandes, 21 tahun, telah membuktikan diri di Premier League meski dua klub sebelumnya—Southampton dan West Ham—terdegradasi ke Championship.
- Pelatih Roberto de Zerbi memuji kombinasi kualitas teknis dan kecerdasan bermain Fernandes, yang diyakini cocok dengan filosofi permainan Spurs.

Tottenham Hotspur resmi mengumumkan perekrutan gelandang Mateus Fernandes dari West Ham United dengan nilai transfer £85 juta atau setara Rp1,7 triliun, menjadikannya pembelian termahal dalam sejarah klub. Langkah ini menandai ambisi besar Spurs di bawah asuhan pelatih anyar Roberto de Zerbi untuk bersaing di papan atas Liga Inggris.
Fernandes, yang baru berusia 21 tahun, telah mencatatkan dua musim di Premier League bersama Southampton dan West Ham. Meski kedua klub tersebut harus terdegradasi ke Championship, performa individu Fernandes tetap menonjol. Ia dikenal sebagai gelandang serbabisa yang mampu bermain sebagai gelandang bertahan, tengah, maupun serang, dengan kemampuan membaca permainan dan distribusi bola yang akurat.
Bagi Tottenham, pembelian ini menjadi sinyal kuat bahwa klub tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan talenta muda potensial. Sebelumnya, rekor transfer Spurs dipegang oleh Tanguy Ndombele yang diboyong dari Lyon dengan nilai £63 juta pada 2019. Dengan kedatangan Fernandes, lini tengah Tottenham kini memiliki tambahan kreativitas dan energi yang selama ini dianggap kurang.
Pelatih Roberto de Zerbi, yang baru ditunjuk menggantikan Ange Postecoglou, memberikan pujian tinggi terhadap Fernandes. “Saya telah mengagumi Mateus sejak lama karena ia memadukan kualitas penguasaan bola dengan intensitas dan kecerdasan yang sangat penting dalam cara kami ingin bermain,” ujar De Zerbi dalam pernyataan resmi klub. Ia menambahkan bahwa meskipun masih muda, Fernandes sudah memiliki pengalaman berharga di Premier League dan menunjukkan konsistensi di level tertinggi.
De Zerbi juga menyoroti kemampuan Fernandes dalam menghadapi tekanan, memajukan bola, bekerja keras untuk tim, serta keberanian menciptakan peluang di momen sulit. “Saya yakin ini adalah lingkungan ideal baginya untuk terus berkembang,” tegas pelatih asal Italia tersebut.
Dari sisi bisnis, transfer ini juga menarik perhatian karena melibatkan dua klub London yang kerap bersaing ketat. West Ham, yang baru saja kehilangan pemain bintangnya, kini memiliki dana segar untuk belanja pemain di bursa transfer. Sementara Tottenham berharap Fernandes bisa menjadi investasi jangka panjang yang mengangkat performa tim ke level lebih tinggi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan ini menambah daftar panjang pemain muda berbakat yang meramaikan Premier League. Dengan nilai transfer fantastis, tekanan untuk tampil konsisten tentu akan menyertai langkah Fernandes. Pertanyaan besarnya: mampukah ia membawa Tottenham kembali ke jalur juara dan memenuhi ekspektasi publik yang begitu tinggi?



