Riot Games Siap Umumkan League of Legends Classic pada 12 Juli 2026
Baca dalam 60 detik
- Riot Games akan mengungkap League of Legends Classic pada final MSI 2026, sebuah mode permainan yang diduga merangkum momen-momen bersejarah game.
- Pengumuman ini menandai langkah baru Riot dalam menghadirkan konten nostalgia bagi basis pemain global yang terus bertumbuh.
- Jika rumor benar, mode ini bisa menjadi daya tarik utama bagi pemain Indonesia yang ingin bernostalgia dengan versi awal LoL.

Riot Games akan mengumumkan League of Legends Classic pada 12 Juli 2026, bertepatan dengan babak final Mid-Season Invitational (MSI). Pengumuman ini menjadi salah satu yang paling dinanti oleh komunitas global, termasuk jutaan pemain di Indonesia, setelah beredar spekulasi bahwa mode tersebut akan membawa kembali elemen-elemen ikonik dari sejarah panjang game.
Menurut jadwal yang dirilis, pengungkapan League of Legends Classic dijadwalkan pada pukul 07.00 BST (13.00 WIB) saat final MSI berlangsung. Hingga saat ini, Riot Games belum memberikan detail resmi mengenai konten atau mekanisme mode tersebut. Namun, rumor yang beredar di kalangan penggemar dan analis industri menyebutkan bahwa League of Legends Classic kemungkinan besar adalah mode permainan yang terus berkembang, yang memungkinkan pemain untuk merasakan kembali berbagai momen penting dalam perjalanan League of Legends sejak dirilis pada 2009.
Langkah ini dinilai sebagai strategi Riot Games untuk mempertahankan loyalitas pemain veteran sekaligus menarik minat pendatang baru. Di Indonesia, League of Legends masih menjadi salah satu game esports paling populer dengan basis pemain yang besar, terutama di kawasan perkotaan. Kehadiran League of Legends Classic bisa menjadi angin segar bagi komunitas yang kerap merindukan era awal permainan, seperti meta champion lawas atau peta Summoner's Rift versi klasik.
Analis industri memperkirakan bahwa mode ini tidak sekadar replika masa lalu, melainkan sebuah pengalaman dinamis yang berevolusi seiring waktu. "Riot Games kemungkinan ingin menciptakan mode yang hidup, bukan sekadar museum statis," ujar seorang pengamat esports. "Dengan menghadirkan momen-momen bersejarah secara interaktif, mereka bisa memperkuat ikatan emosional pemain dengan game."
Bagi pemain Indonesia, pengumuman ini juga membuka peluang bagi turnamen atau konten kreator untuk mengeksplorasi mode baru tersebut. Mengingat antusiasme tinggi terhadap League of Legends di Tanah Air, tidak menutup kemungkinan Riot Games akan memberikan perhatian khusus pada pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam peluncuran mode ini.
Ke depannya, pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana League of Legends Classic akan berbeda dari mode-mode yang sudah ada, seperti ARAM atau URF. Akankah mode ini menjadi permanen atau hanya musiman? Semua akan terjawab pada 12 Juli mendatang.



