Gol Menit Akhir Eustaquio Bawa Canada ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Stephen Eustaquio mencetak gol penentu pada menit ke-92 yang mengantar Canada meraih kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia.
- Gelandang Portugal kelahiran Kanada itu dinobatkan sebagai pemain terbaik setelah memecah kebuntuan melawan Afrika Selatan.
- Canada kini bersiap menghadapi Maroko atau Belanda di babak 16 besar, dengan keyakinan tinggi dari skuad yang disebut Eustaquio sebagai 'keluarga'.

Gol dramatis Stephen Eustaquio pada menit ke-92 memastikan Canada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 di Los Angeles Stadium, Selasa (16/6) waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan perdana Canada di fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Pertandingan yang merupakan partai perdana babak 32 besar itu berlangsung ketat. Afrika Selatan bermain bertahan, membuat Canada kesulitan menembus pertahanan lawan. Hingga injury time, laga tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu. Namun, Eustaquio muncul sebagai pahlawan dengan tendangan kaki kirinya yang tak mampu dihalau kiper Afrika Selatan.
"Saya tidak pernah melihat waktu pertandingan. Saya hanya melihat saat jeda minum untuk mengetahui berapa sisa waktu. Ketika saya mencetak gol, saya tahu itu sudah dekat dengan akhir," ujar Eustaquio usai laga, seperti dikutip dari situs resmi FIFA.
Gelandang berusia 28 tahun itu mengaku gol tersebut terasa spesial karena didukung oleh seluruh tim. "Ketika saya menembak, saya merasa semua orang ikut menembak bersama saya. Semua orang memberikan sedikit kekuatan pada bola itu hingga masuk ke gawang," katanya.
Bagi Indonesia, performa Canada di Piala Dunia 2026 bisa menjadi inspirasi. Tim berperingkat 40 FIFA itu menunjukkan bahwa kerja sama tim dan keyakinan mampu mengalahkan tim yang lebih diunggulkan. Pelajaran ini relevan bagi sepak bola Indonesia yang tengah membangun fondasi menuju Piala Dunia 2030-an.
Eustaquio, yang lahir di Portugal dan memilih membela Canada, menegaskan bahwa kekompakan tim menjadi kunci. "Kami memiliki kelompok yang istimewa, kami merasa seperti saudara. Ketika kami berjuang untuk satu sama lain, hal-hal spesial bisa terjadi," ujarnya.
Canada kini menunggu lawan di babak 16 besar, yaitu Maroko atau Belanda. Eustaquio optimistis timnya bisa melanjutkan kejutan. "Siapa tahu, pada hari yang baik kami bisa membuat sesuatu terjadi. Pekerjaan belum selesai," pungkasnya.



