Laju Tak Terbendung Inggris di Piala Dunia T20: Percaya Diri Menuju Semifinal
Baca dalam 60 detik
- Charlotte Edwards menegaskan timnya belum pernah seyakin ini menjelang semifinal Piala Dunia T20.
- Inggris melaju mulus ke semifinal dengan rekor sempurna lima kemenangan, termasuk kemenangan meyakinkan atas Selandia Baru.
- Lawan semifinal masih belum pasti, tetapi India atau Afrika Selatan menjadi kandidat terkuat, yang akan menentukan jadwal pertandingan.

Pelatih tim kriket wanita Inggris, Charlotte Edwards, menyatakan bahwa skuadnya belum pernah merasa sepercaya diri ini saat menghadapi babak semifinal Piala Dunia T20. Pernyataan itu muncul setelah timnya mencatatkan kemenangan kelima beruntun di turnamen, kali ini menundukkan Selandia Baru pada Sabtu (12/10). Momentum positif ini menjadi modal berharga menjelang laga penentuan pekan depan.
Inggris memang sudah lima kali mencapai semifinal dalam enam edisi Piala Dunia terakhir di berbagai format, namun gelar juara terakhir mereka adalah kemenangan di Piala Dunia 50-over pada 2017 di Lord's. โIni adalah grup yang percaya diri,โ ujar Edwards kepada BBC Test Match Special. โMereka merasa bisa menang dari situasi apa pun, dan pemain yang berbeda selalu tampil sebagai penentu kemenangan, sesuatu yang selalu kami minta.โ
Performa Inggris di fase grup memang impresif. Mereka mencetak 200 run atau lebih saat melawan Sri Lanka dan Skotlandia, serta 186-7 di lapangan sulit melawan Hindia Barat di Lord's. Dalam laga penentuan melawan Selandia Baru, mereka berhasil mengejar target 164 run dengan kehilangan 2,4 over, berkat penampilan gemilang Danni Wyatt-Hodge yang tidak terkalahkan dengan 89 run. โTarget kami adalah memenangi grup,โ kata Edwards. โMelaju tanpa terkalahkan sangat memuaskan. Pukulan kami sangat kuat dan itu menjadi nilai positif.โ
Inggris belum mengetahui lawan semifinal mereka hingga pertandingan terakhir Grup 1 selesai pada Minggu (13/10). India atau Afrika Selatan menjadi kandidat terkuat. Selain itu, jadwal pertandingan semifinal juga belum pasti: apakah akan dimainkan pada Selasa (14/10) pukul 14.30 BST atau Kamis (16/10) pukul 18.30 BST. Penentuan jadwal bergantung pada siapa yang menjadi runner-up Grup 1. Jika India yang lolos, Inggris akan bermain pada Selasa untuk mengakomodasi jadwal televisi India. Jika bukan India, Inggris akan bermain pada Kamis.
โKami tahu lawan yang mungkin kami hadapi: satu adalah juara dunia ODI (India) dan satu lagi selalu tampil di final Piala Dunia tiga tahun terakhir (Afrika Selatan). Itu tidak akan mudah,โ ujar Edwards. โTapi kami menghadapi semifinal dengan kepercayaan diri tertinggi yang pernah kami miliki.โ
Bagi penggemar kriket di Indonesia, performa Inggris ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan bagaimana konsistensi dan kepercayaan diri bisa dibangun dari hasil positif. Tim yang mampu bangkit setelah absen gelar selama tujuh tahun ini layak menjadi kuda hitam. Pertanyaan besarnya: akankah kepercayaan diri itu cukup untuk membawa pulang trofi, atau justru menjadi bumerang saat tekanan semifinal tiba?



