Venezia Resmi Rekrut Bintang Muda Polandia Korel Lisman dari Lech Poznan
Baca dalam 60 detik
- Klub Serie A Venezia mengamankan tanda tangan pemain sayap Polandia berusia 20 tahun, Korel Lisman, dengan nilai transfer sekitar โฌ2 juta.
- Lisman, produk akademi Lech Poznan, telah mencatatkan 22 penampilan musim ini dan membantu timnya meraih dua gelar liga Polandia berturut-turut.
- Rekrutan ini menjadi bagian dari strategi Venezia yang agresif memperkuat skuad usai promosi ke Serie A, dengan harapan Lisman bisa menjadi investasi jangka panjang.

Venezia resmi mengumumkan pembelian pemain sayap muda Polandia, Korel Lisman, dari Lech Poznan dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai โฌ2 juta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ambisius klub promosi Serie A tersebut untuk membangun skuad kompetitif di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Pemain berusia 20 tahun itu telah menjalani tes medis dan menandatangani kontrak hingga Juni 2030, dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan di pihak klub. Lisman, yang bisa bermain di sisi kiri maupun kanan dalam formasi tiga penyerang, merupakan produk asli akademi Lech Poznan dan dipromosikan ke tim utama pada 2024.
Musim ini, Lisman mencatatkan 22 penampilan untuk Lech Poznan dengan torehan satu gol dan dua assist. Ia juga menjadi bagian dari skuad yang membawa klubnya meraih gelar juara Liga Polandia secara beruntun pada musim 2024-25 dan 2025-26. Di level internasional, pemain ini telah mewakili Polandia di kelompok usia U-18 dan U-20.
Dalam pernyataan resmi di situs klub, Lisman mengungkapkan alasannya memilih Venezia. โSaya memutuskan bergabung karena mereka sudah mengikuti saya sejak setahun lalu, dan itu sangat mengesankan. Saya merasakan kepercayaan besar dari Direktur Antonelli yang menunjukkan banyak hal tentang klub dan rencana ke depan,โ ujarnya. Ia juga menambahkan, โBagi saya, ini adalah kesempatan besar. Venezia adalah klub besar dengan penggemar luar biasa dan atmosfer stadion yang gila. Saya melihat dukungan besar dari fans bahkan saat tim kalah, dan itu sangat mengesankan. Saya sangat menyukai proyek ini dan merasa ini tempat yang tepat bagi saya.โ
Venezia sendiri tengah gencar berbelanja pemain setelah memastikan promosi otomatis ke Serie A dengan menjuarai Serie B musim lalu. Selain Lisman, mereka telah merekrut Tomas Basic sebagai agen bebas dari Lazio dan mendatangkan pemain sayap kanan Mattia Compagnon dari Juventus Next Gen. Langkah ini menunjukkan keseriusan Venezia untuk tidak hanya bertahan di Serie A, tetapi juga bersaing di papan tengah.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Venezia ini menarik untuk diikuti. Klub yang berbasis di kota kanal tersebut memiliki basis penggemar yang cukup besar di Asia, termasuk Indonesia, berkat sejarah dan identitas uniknya. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Lisman bisa menjadi daya tarik tersendiri, apalagi jika ia mampu bersinar di Serie A yang dikenal sebagai liga taktis. Pertanyaan besarnya, akankah Lisman mampu mengadaptasi gaya bermainnya di Italia dan menjadi andalan Venezia dalam jangka panjang?



