Real Madrid Siapkan €80 Juta untuk Bawa Pulang Nico Paz dari Como pada 2027
Baca dalam 60 detik
- Real Madrid mengamankan klausul pembelian kembali Nico Paz senilai €80 juta yang hanya berlaku pada musim panas 2027.
- Como setuju membeli 50 persen sisa hak Madrid sebesar €60 juta, membuat nilai total pemain mencapai €120 juta.
- Strategi ini memungkinkan Paz berkembang di Serie A dan Liga Champions sebelum kembali ke Bernabéu dengan biaya bersih hanya €14 juta.

Real Madrid memastikan langkah strategis jangka panjang dengan mempertahankan kendali atas masa depan Nico Paz, gelandang serang Argentina yang kini membela Como. Melalui skema klausul pembelian kembali senilai €80 juta yang baru disepakati, Los Blancos optimistis dapat membawa pulang pemain berusia 20 tahun itu pada bursa transfer musim panas 2027.
Kesepakatan rumit ini terungkap setelah Como membayar €60 juta kepada Real Madrid untuk mengakuisisi 50 persen hak ekonomi yang sebelumnya dimiliki klub Spanyol tersebut. Dengan demikian, total valuasi Paz di pasar mencapai €120 juta—angka yang mencerminkan potensi besarnya sebagai salah satu prospek muda paling menjanjikan di Eropa.
Menurut laporan Diario AS, Madrid tidak berniat menunggu lebih lama. Manajemen klub yakin akan mengeksekusi klausul pembelian kembali tersebut pada 2027, setelah Paz mengasah kemampuannya di Serie A dan Liga Champions bersama Como. Langkah ini dinilai sebagai investasi cerdas: Madrid awalnya melepas Paz ke Como dengan harga €6 juta pada 2024, namun menyisipkan opsi pembelian kembali murah sebesar €9 juta (2026) dan €11 juta (2027). Alih-alih mengaktifkannya, Madrid justru memberi Como kesempatan membeli sisa hak mereka dengan harga premium, lalu menjalin klausul baru yang lebih tinggi.
Bagi Como, kesepakatan ini memungkinkan mereka mempertahankan jasa Paz setidaknya hingga 2027, sekaligus mendapatkan suntikan dana segar yang signifikan. Pelatih Cesc Fabregas pun diuntungkan karena dapat terus mengembangkan bakat muda Argentina tersebut dalam lingkungan kompetitif. Paz sendiri dijadwalkan menjalani musim keduanya di Serie A dengan status pemain tetap, dan berpeluang mentas di Liga Champions jika Como lolos kualifikasi.
Dari perspektif Indonesia, skema transfer semacam ini menjadi pelajaran berharga bagi klub-klub Tanah Air yang mulai aktif menjalin kerja sama dengan akademi Eropa. Model buy-back clause dan bagi hasil ekonomi memungkinkan klub kecil mendapatkan pemain berkualitas tanpa kehilangan potensi keuntungan jangka panjang. Meski nilai transfer di Eropa masih jauh dari jangkauan klub Indonesia, prinsip manajemen aset pemain muda ini bisa diadaptasi dalam skala lebih kecil, misalnya dalam kerja sama dengan klub Liga 1 atau akademi lokal.
Real Madrid kini hanya perlu bersabar. Dengan Paz yang terus berkembang di bawah asuhan Fabregas, serta pengalaman bermain di dua kompetisi elite Eropa, Los Blancos berpotensi mendapatkan pemain siap pakai dengan harga yang relatif murah. Pertanyaan besarnya: akankah Paz memenuhi ekspektasi dan benar-benar kembali ke Bernabéu pada 2027, atau justru klausul tersebut akan memicu perang penawaran dengan klub-klub kaya lainnya?



