Uya Kuya Resmi Pimpin PAN Jakarta, Gantikan Eko Patrio
Baca dalam 60 detik
- Zulkifli Hasan melantik pengurus PAN DKI Jakarta periode 2024-2029 di Balai Sarbini, dengan Uya Kuya sebagai ketua baru.
- Pelantikan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Gubernur Jakarta Pramono Anung.
- Uya Kuya, anggota DPR RI, menggantikan Eko Hendro Purnomo yang kini menjabat Sekjen PAN.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-DKI Jakarta untuk masa bakti 2024-2029 di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6). Acara ini menandai peralihan kepemimpinan di tingkat provinsi dengan menunjuk anggota DPR RI Surya Utama, yang akrab disapa Uya Kuya, sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta yang baru.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri dan wakil menteri yang juga kader PAN, antara lain Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Suanto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol, serta Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas partai di tingkat pusat dan daerah.
Selain itu, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan juga turut menyaksikan prosesi pengukuhan. Dalam sambutannya, Zulhas—sapaan akrab Zulkifli Hasan—menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi. “Teriring doa semoga Allah SWT memberikan petunjuk, bimbingan, dan ridho-Nya, serta kekuatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Uya Kuya menggantikan Eko Hendro Purnomo yang sebelumnya menjabat Ketua DPW PAN DKI Jakarta. Eko, yang kini menjadi Sekjen PAN, memberikan ucapan selamat kepada Uya. “Ketua DPW selamat sekali lagi Uya, (sudah) dipilih, dilantik,” katanya. Pergantian ini dinilai sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan di tubuh PAN, terutama di ibu kota yang menjadi barometer politik nasional.
Dalam struktur kepengurusan baru, posisi sekretaris dipegang oleh Alwi Moehamad Ali, sementara bendahara dipercayakan kepada Syahroni. Untuk tingkat kota, sejumlah tokoh dipercaya memimpin DPD, seperti Oman Rohman Rakinda untuk Kepulauan Seribu, Ismail Amd di Jakarta Timur, Bebizie Sri Mulyati di Jakarta Utara, Lukmanul Hakim di Jakarta Barat, Utji Sanusi di Jakarta Pusat, dan Habib Muhamad Bin Salim Alatas di Jakarta Selatan.
Kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat basis PAN di Jakarta menjelang agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029. Dengan komposisi yang melibatkan figur publik seperti Uya Kuya, partai berlambang matahari putih ini optimistis dapat meningkatkan elektabilitas dan memperluas pengaruh di wilayah strategis.
Ke depan, tantangan utama yang dihadapi PAN Jakarta adalah menjaga soliditas internal dan merespons dinamika politik ibu kota yang kerap berubah cepat. Akankah kepemimpinan Uya Kuya mampu membawa PAN meraih suara signifikan di Jakarta? Waktu yang akan menjawab.



