Kehilangan Anderson, Nottingham Forest Incar Gelandang Championship
Baca dalam 60 detik
- Elliot Anderson akan hengkang ke Manchester City dengan rekor transfer £116 juta, menjadikannya pemain termahal asal Inggris.
- Nottingham Forest mengincar Hayden Hackney dari Middlesbrough sebagai pengganti, setelah Everton gagal merekrutnya.
- Dana segar dari penjualan Anderson memberi Forest daya beli besar, namun persaingan merekrut Hackney diprediksi ketat.

Nottingham Forest harus merelakan gelandang andalannya, Elliot Anderson, yang akan bergabung dengan Manchester City dalam kesepakatan senilai £116 juta—rekor transfer termahal untuk pemain Inggris. Langkah ini memaksa Forest bergerak cepat mencari pengganti, dengan Hayden Hackney dari Middlesbrough menjadi kandidat utama.
Anderson, 23 tahun, telah menjadi pilar utama lini tengah Forest sejak bergabung dari Newcastle United pada 2024. Dalam 92 penampilan, ia menyumbang enam gol dan 11 assist, serta membawa Forest finis ketujuh di Premier League dan menembus semifinal Liga Europa. Performanya juga mengantarkannya ke skuad inti Timnas Inggris di Piala Dunia, termasuk bermain penuh saat melawan Kroasia dan Ghana.
Kepergian Anderson memberikan Forest dana segar yang signifikan. Namun, menurut Sky Sports, Forest telah memantau Hackney selama berbulan-bulan. Gelandang berusia 23 tahun itu tampil konsisten di Championship dengan catatan enam gol dan delapan assist musim lalu, serta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Championship. Everton sempat mengajukan tawaran untuk Hackney, namun ditolak Middlesbrough.
Hackney dikenal karena jangkauan operan, etos kerja, dan kemampuannya mengendalikan permainan. Ia menjadi kapten Middlesbrough dalam kemenangan 2-1 atas Derby County dengan dua assist, serta mencetak gol krusial melawan Norwich dan Birmingham. Ketertarikan dari beberapa klub Premier League menunjukkan kualitasnya yang diakui di kasta kedua.
Bagi Forest, merekrut Hackney bukan perkara mudah. Middlesbrough diperkirakan akan membanderolnya dengan harga tinggi, terutama setelah menolak tawaran Everton. Persaingan dengan klub lain, termasuk Manchester United yang sempat memantau Anderson, bisa memicu perang penawaran. Namun, dengan dana segar dari penjualan Anderson, Forest memiliki posisi tawar yang lebih kuat.
Di sisi lain, langkah City merekrut Anderson menegaskan ambisi mereka mendominasi lini tengah. Anderson diharapkan menjalani tes medis saat Piala Dunia berlangsung. Kepergiannya meninggalkan lubang besar di skuad Forest, namun jika Hackney berhasil direkrut, The Tricky Trees bisa mendapatkan gelandang muda berbakat yang siap bersaing di Premier League.
Akankah Forest mampu memenangkan perlombaan mendapatkan Hackney di tengah minat dari Everton dan klub lain? Ataukah mereka akan beralih ke opsi alternatif seperti Bergvall atau Frattesi? Keputusan dalam bursa transfer ini akan menentukan arah strategi Forest musim depan.



