Dentuman Kembang Api di Prambanan Ternyata untuk Prewedding Sespri Prabowo
Baca dalam 60 detik
- Sekretaris pribadi Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah, menjadi pusat perhatian setelah pesta kembang api prewedding-nya di Prambanan menggegerkan warga.
- Meski telah mengantongi izin dan dikoordinasikan dengan aparat, dentuman keras selama dua menit itu membuat warga sekitar kaget dan kaca rumah bergetar.
- Peristiwa ini memicu diskusi tentang tata kelola acara privat di kawasan budaya serta perlunya sosialisasi yang lebih baik kepada masyarakat.

Ledakan kembang api yang mengguncang kawasan Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (24/6) malam, bukanlah insiden tak terduga. Pesta piroteknik tersebut merupakan bagian dari sesi foto prewedding Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden RI Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, bersama calon istrinya, Chika Yenalovi.
Kepala Desa Tlogo, Raksono, membenarkan bahwa acara tersebut telah mengantongi izin dari pihak berwenang. Namun, ia mengaku tidak menyangka durasi penyalaan kembang api mencapai dua menit dengan suara yang begitu keras. "Saya juga nggak ngira kalau ada kembang api yang besar itu durasi dua menit," ujarnya, Jumat (26/6) malam.
Lokasi peluncuran kembang api berada di sebidang tanah kosong di selatan Mandala Wisata, tepatnya di RT 25 Desa Tlogo. General Manager Prambanan & Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho, memastikan bahwa area tersebut bukan bagian dari zona operasional candi atau Zona 2. "Lokasi kembang api bukan wilayah pengelolaan TWC, jadi kami memastikan bahwa di area kami tidak ada yang dilanggar," tegasnya.
Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengonfirmasi bahwa kegiatan tersebut sudah sesuai prosedur dan diawasi aparat. Namun, ia enggan merinci identitas pasangan calon pengantin. "Itu untuk prewedding ambil foto dan video. Saat kegiatan juga diawasi, semua sesuai prosedur dan aturan yang ada," katanya, Kamis (25/6).
Warga sekitar, seperti Utomo (50), mengaku kaget karena dentuman terdengar sangat keras hingga membuat kaca rumah bergetar. "Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah," ungkapnya. Yati, warga yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi, menambahkan bahwa meskipun ada pemberitahuan di grup RT, warga tidak diberi tahu jam pastinya. "Wuah ra umum jantung e kaya mau copot," keluhnya. Ia juga menyoroti kurangnya sosialisasi, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit jantung atau anak kecil yang mudah ketakutan.
Rizky Irmansyah sendiri sebelumnya mendatangi kediaman Presiden ketujuh RI Joko Widodo di Solo pada Rabu (24/6) untuk mengantar undangan sekaligus meminta Jokowi menjadi saksi nikah. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan adanya permohonan tersebut. Pernikahan Rizky dan Chika dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang di Jakarta.
Kejadian ini membuka kembali perdebatan tentang keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kenyamanan publik di kawasan budaya. Meskipun izin telah diperoleh, dampak suara dan getaran yang dirasakan warga menunjukkan perlunya prosedur sosialisasi yang lebih ketat. Pertanyaannya, apakah regulasi saat ini sudah cukup mengakomodasi kepentingan semua pihak, atau perlu ada pembatasan lebih lanjut untuk acara privat di area sensitif?



